karavan agar benar-benar bisa optimal,” ujarnya.
Ketiga, Pemulihan Komunikasi dan Listrik: Agar masyarakat dapat kembali berkomunikasi dengan keluarga serta memudahkan penyampaian informasi darurat.
BNPB juga mengoperasikan dua pesawat modifikasi cuaca untuk menekan intensitas hujan sejak malam sebelumnya. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi genangan dan risiko longsor susulan. Pemerintah mulai mendata kerusakan rumah, fasilitas umum, dan infrastruktur. Untuk jembatan vital yang menjadi jalur ekonomi warga, pemerintah menargetkan perbaikan jembatan vital dalam 2-6 minggu.
Muhari menegaskan, pihaknya akan terus memberikan pembaruan informasi pada lapangan, agar penanganan bencana dapat terlaksana secara efektif dan efisien.
“BNPB akan terus mengupdate situasi di lapangan agar penanganan bencana hidrometeorologi basah di tiga provinsi ini bisa kita lakukan secara efektif dan efisien,” pungkasnya.
(*/Red)















