Tangerang, HALOBANTEN.COM – Bupati Tangerang mewanti-wanti soal pengentasan kemiskinan, stunting dan gizi buruk di masa transisi kepemimpinan.
Hal itu Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar ungkapkan saat membuka musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2024, di Ruang Garuda ICE BSD City Kecamatan Pagedangan Kabupaten Tangerang, Selasa (21/3/2023).
Zaki Iskandar mengatakan, Musrenbang RKPD tahun 2024 tersebut lebih menekankan kepada penyelesaian dan penuntasan program-program di tahun 2023 dan melanjutkan program-program tersebut supaya program RPJMD 2019-2023 bisa terus berlanjut di masa RPJMD transisi di 2024.
“Karena banyak juga program-program dari pemerintah pusat yang harus dilaksanakan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang seperti program pengentasan kemiskinan, stunting, gizi buruk dan program-program lainnya. Program tersebutlah yang harus tetap dilanjutkan pada masa transisi sebelum adanya bupati definitif,” kata Zaki Iskandar.
Selama ini semua target RPJMD dapat terselesaikan, sesuai dengan waktu yang telah ditentukan di akhir tahun 2023.
“Saya berharap seluruh OPD tetap fokus dengan penuntasan target RPJMD sehingga akan lebih memudahkan pelaksanaan kegiatan pada masa transisi nanti,” pintanya.
Sekretaris Bappeda Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandi menjelaskan rancangan RKPD Kabupaten Tangerang mengacu kepada RKPD Provinsi Banten dan RKP nasional.
Tema pembangunan Kabupaten Tangerang 2024 yaitu “Pemantapan Sumber Daya Manusia Yang Berdaya Saing Dalam Rangka Meningkatkan Perekonomian Masyarakat”.
“Secara umum tujuan musrenbang ini adalah menyikapi program dan kegiatan serta prioritas hasil dari analisa permasalahan serta isu strategis yang nanti akan kita tuntaskan di tahun 2024 yang akan datang,” jelasnya.
Adapun prioritas pembangunan Kabupaten Tangerang tahun 2024 antara lain, meningkatkan SDM yang berdaya saing, perekonomian masyarakat, pembangunan infrastruktur yang terpadu dan meningkatkan tata kelola pemerintahan.
(Jek)















