Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM –
Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang kunjungi puluhan korban keracunan gas di Kelurahan Koang Jaya, Karawaci, Kota Tangerang, Provinsi Banten.
Tujuannya untuk memastikan para korban mendapat penanganan medis yang maksimal.
Dalam kesempatannya, Nurdin mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya penanganan insiden tersebut.
Dari pukul 04.00 Wib, ungkapnya, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Kesehatan melakukan evakuasi serta membuka posko darurat kesehatan.
“Kami turut berempati kepada warga yang terdampak bocornya gas amoniak ini,” ujar Nurdin
usai menjenguk korban di RS Ar Rahmah, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Selasa (6/2/2024)
Semoga lanjutnya, mereka cepat pulih, dan peristiwa ini tidak terulang lagi.
Selain itu, pihaknya, juga sudah komunikasi dengan perusahaan agar mereka bertanggungjawab.
“Kami minta perusahaan tanggungjawab, termasuk masalah biaya pengobatan korban,” ucap Nurdin melalui keterangan resminya.
Perusahaanpun, kata dia, sudah siap menanggung biaya pengobatan para karyawannya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Dadang Basuki menyampaikan hingga pukul 15.00 WIB kondisi sudah aman.
Kendati begitu, ia terus memantau lokasi khawatir terjadi peristiwa susulan.
Pemkot juga mengeluarkan surat teguran atau sanksi pada perusahaan.
“Kami sudah datang ke PT Danesja Utama Patria, di Jalan KS Tubun 1,” tandasnya.
Kebocoran itu terjadi, sambungnya, akibat gas amoniak yang sebenarnya pernah Pemkot tangani
Dia mengaku, Pemkot Tangerang pernah mengecek dan melakukan pengawasan serta mengeluarkan sanksi administrasi pada perusahaan itu pada 30 Desember 2019 lalu.
Karenanya, kata Dadang, pihaknya akan mengevaluasi sanksi administrasi 2019 yang pernah tersampaikan dengan opsi pemberatan atau pembekuan izin.
Adapun korban yang terdampak peristiwa tersebut dan dilarikan ke rumah sakit sebanyak 55 orang.
Dari jumlah tersebut yang masih perlu perawatan 20 orang.
Mereka tersebar di beberapa Rumah Sakit, seperti RS Arrahmah, RS Hermina, Sari Asih, RSUD, RS SA Sangiang dan RS EMC Cipondoh. (Cak)






















