Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan (Kantah Tangsel) menyatakan komitmen kuat untuk meningkatkan mutu pelayanan pertanahan sepanjang tahun 2026. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan publik yang profesional, transparan, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Memasuki penghujung tahun 2025, Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan menempatkan penyelesaian seluruh tunggakan layanan pertanahan sebagai prioritas utama.
Langkah tersebut bertujuan mendorong terwujudnya predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sekaligus menciptakan kondisi tanpa tunggakan layanan.
Melalui kebijakan tersebut, proses pengurusan pertanahan diharapkan berlangsung lebih cepat, tertib, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
Selain fokus pada penyelesaian tunggakan, Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan mengajak masyarakat untuk mengurus layanan pertanahan secara mandiri tanpa melibatkan calo atau perantara.
Kehadiran masyarakat secara langsung memungkinkan interaksi terbuka dengan petugas, sekaligus mendukung terciptanya layanan yang bersih, jujur, dan transparan.
Seiring perkembangan teknologi, Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi serta media sosial.
Salah satu upaya tersebut melalui penggunaan aplikasi Sentuh Tanahku sebagai sarana akses layanan dan informasi pertanahan.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi lengkap mengenai persyaratan, jangka waktu pelayanan, serta biaya pengurusan pertanahan secara cepat dan akurat. Kepastian layanan menjadi salah satu komitmen utama yang terus Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan jaga.
Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan juga menyampaikan keterbukaan terhadap kritik, saran, dan masukan yang bersifat membangun. Setiap aspirasi masyarakat berperan sebagai bahan evaluasi sekaligus dorongan untuk terus memperbaiki kualitas layanan pertanahan.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan menyatakan optimisme terhadap peningkatan kepercayaan publik serta terwujudnya pelayanan pertanahan yang semakin profesional pada tahun 2026.
(Jar Kasih/Red)















