“Kami juga melakukan promosi dalam rangka peningkatan pasar melalui pameran dalam negeri,marketplacelokal dan global, kemudian peningkatan teknologi dan kapasitas produksimelalui program restrukturisasi mesin dan peralatan, serta kemitraan IKM pangan binaandengan hotel, restoran dan kafe (Horeka),” papar Direaktur Jendera IKMA Kemenperin, Reni Yanita.
Dirjen Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika menyampaikan, terdapat tujuh komoditas utama yang menjadi bahan baku industri pangan, yaitu tepung terigu, gula, jagung, perikanan, minyak goreng, daging unggas, daging sapi, dan beras. “Saat ini, secara stok masih aman,” ungkapnya.
Untuk diversifikasi produk olahan pangan, Indonesia memiliki keragaman hayati, antara lain potensi tepung singkong, porang, sorgum, sagu, ganyong, hanjeli, hotong, pisang, sukun, talas, ubi jalar, dan lainnya. “Contohnya tepung porang menjadi mi dan beras shirataki,” ujar Putu. (PRS/RED)















