Tangerang, HALOBANTEN.COM – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, prihatin dengan masih maraknya WNI yang menggunakan visa non-haji untuk berhaji.
Hal ini disampaikannya menjelang keberangkatan Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI ke Tanah Suci.
Mengutip dari situs remi DPR RI, Marwan yang merupakan politisi PKB ini menegaskan bahwa pihaknya terus mendesak pemerintah untuk menertibkan penggunaan visa yang tidak sesuai peruntukannya.
“Memang ini dilematis, Saudi memberikan visa dengan masa berlaku lama, tapi kita bisa buat kebijakan di sini,” ujar Marwan di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (6/6/2024).
Ia mengusulkan agar visa non-haji seperti visa ziarah ditahan selama musim haji. “Ribuan orang pakai visa ziarah tapi masuk Makkah, patut dicurigai. Kita imbau jemaah yang pakai visa non-haji segera pulang,” lanjutnya.
Komisi VIII pun memberikan dua rekomendasi. Pertama, Membekukan travel yang menelantarkan Jemaah. Kedua, Menindak tegas travel bodong dengan proses pidana.
“Ini sudah mempermalukan bangsa dan membahayakan jemaah. Kalau bisa, deportasi 10 tahun. Ini merugikan semua,” tegas Marwan.
Marwan juga menyoroti modus penipuan visa foroda yang diubah menjadi visa ziarah oleh oknum travel.
“Pemerintah jangan diam! Rayuannya ada di media sosial, pemerintah harus menindak,” pungkasnya.
Diharapkan langkah tegas pemerintah dapat melindungi jemaah dan menjaga nama baik Indonesia dalam penyelenggaraan haji. (Red)















