Tangsel, HALO BANTEN – Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Tangerang Selatan (Tangsel) yang merupakan organisasi perempuan dari lintas partai politik (Parpol) di Kota Tangsel, menjadi pilot project tentang keberhasilan kaum perempuan dalam perpolitikan yang ada di Indonesia. Tangsel saat ini sudah mencapai 30 persen kuota anggota DPRD nya dari unsur perempuan.
“Se-Indonesia ini, Tangsel di urutan kedua yang legislatornya 30 persen di isi perempuan. Dengan sudah tercapainya kuota 30 persen kaum perempuan di DPRD Tangsel, maka Tangsel baik program maupun anggarannya bisa semakin ramah dan pro kepada keadilan gender,” kata Encop Sopia, Ketua KPPI Provinsi Banten, saat memimpin prosesi peralihan masa pimpinan KPPI Tangsel yang sebelumnya dijabat mantan Anggota DPRD Kota Tangsel Fraksi PKS, Siti Chadijah kepada koleganya asal Fraksi Gerindra, Mulyanah Anwar, di ruang Aspirasi DPRD Kota Tangsel, Kecamatan Setu, Rabu (21/9/2022).
Dengan tercapainya kuota 30 persen, dia berharap KPPI Tangsel bisa mendorong kaum perempuan dari lintas Parpol di Kota Tangsel, minimal jika diperlukan pada Pemilu 2024 dewan perempuannya bisa bertambah dari yang semula 30 persen menjadi 40 persen.
“Bila perlu, kuotanya bisa bertambah dari 30 menjadi 40 persen keterwakilan perempuan di DPRD Tangsel ini,” ujarnya.















