“Saya congkel pake kayu buat mastiin itu apa nah kelihatanlah kaki,” tutur Sayuti.
Alangkah terkejutnya Sayuti saat mencongkel plastik hitam tersebut terlihat kaki bayi manusia di dalam plastik wrab warna bening dan di masukan ke dalam kantong godyback warna biru.
“Pas abis saya congkel liat keluar kaki aja, saya langsung lemes gak kuat pokoknya,” tutur Sayuti.
Lalu Sayuti berinisiatif meminta tolong kepada orang yang melintas namun tidak ada satu pun yang berhenti.
Sayuti kemudian mendatangi rumah anggota polisi yang jaraknya tidak jauh dari lokasi temuan mayat bayi untuk melaporkan temuannya. Namun sayangnya anggota polisi tersebut sedang tidak ada di rumahnya.
Akhirnya, Sayuti mendatangi pos giro. “Petugas Pos Giro menyarankan saya untuk mendatangi rumah pak RT, ya udah saya laporlah ke RT langsung,” bebernya.
Sayuti pun bertemu Mutiah (45) dan Agus Sudrajat (53) dan Maulana (45) untuk menyaksikan penemuan mayat bayi tersebut.
Lalu warga melaporkan temuan itu ke polisi.
Tak berselang lama, Anggota Satreskrim Polsek Pondok Aren mendatangi lokasi temuan mayat bayi untuk mengumpulkan saksi dan bukti.















