Mengoptimalkan Peran UMKM dalam Pengurangan Angka Pengangguran

Oleh: Lutfiah Rustianti

HALOBANTEN.COM – Masalah akan pengangguran di Indonesia seolah menjadi permasalahan yang tak kunjung usai. Permasalahan tersebut bertambah kompleks disusul dengan pertumbuhan penduduk Indonesia yang saat ini berada pada angka 267 juta jiwa (Badan Pusat Satatistik, 2019).

Sebagai negara yang telah mengalami krisis moneter beberapa tahun silam, tentu tidak mudah bagi pemerintah dan juga masyarakat untuk memperbaiki perekonomian Indonesia pemerintah menyadari hal tersebut setelah krisis terjadi, mengenai kebijakan yang ada saat ini mengakibatkan kemerosotan serta lemahnya perekonomian nasional, sehingga dalam rancangannya, pemerintah perlu sebuah langkah yang lebih stabil serta terencana mengingat tantangan perekonomian bangsa semakin rumit (Prasetyo, 2008).

Untuk mengatasi pengangguran yang terjadi, pemerintah telah melakukan berbagai inovasi dengan peningkatan standar ekonomi dalam mengentas kemiskinan serta pengangguran di masyarakat, ditunjukan pada beberapa program perekonomian, salah satunya melalui peningkatan sektor UMKM.

Sektor ini menjadi kelompok usaha yang terbesar serta menyerap tenaga kerja dengan jumlah yang besar pula. Hal tersebut menjadikan UMKM sebagai kelompok yang dapat bertahan di segala kondisi, seperti pada krisis moneter atau ekonomi. (Syaiful, 2016; Krismajayanti dan Darma, 2020).

Berdasarkan data Kementrian Koperasi dan UMKM, jumlah UMKM saat ini mencapai 64,19 juta dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61,97 % atau senilai 8.573,89 triliun rupiah. Kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia meliputi kemampuan menyerap 97 % dari total tenaga kerja yang ada serta dapat menghimpun sampai 60,4 % dari total investasi

Seperti yang telah kita ketahui, sector UMKM di Indonesia pada tahun 2020 mengalami kemerosotan akibat pandemi COVID-19. Dengan terjadinya pandemi tersebut maka melatarbelakangi peraturan pemerintah dalam pembatasan social di beberapa daerah Indonesia untuk menekan penyebaran COVID-19, karena dengan terjadinya pandemic tersebut bisa menyebabkan terhentinya laju perekonomian negara untuk sementara waktu dan berimbas pada peningkatan jumlah pengangguran di Indonesia.

Maka dalam hal ini, UMKM diharapkan dapat mengubah perekonomian masyarakat dengan menciptakan lapangan kerja baru khususnya bagi pengangguran tak terdidik serta masyarakat kelas menengah ke bawah dengan tujuan untuk meningkatkan taraf hidup.

Selain itu, bisnis UMKM ini lebih kuat dalam menghadapi krisis global. Untuk bisa menghadapi pasar global memang tidaklah mudah, karena produk UMKM akan bersaing dengan produk negara lain. Untuk menyiasatinya dibutuhkan strategi yang tepat mengembangkan UMKM agar bisa bersaing menghadapi pasar global.

Menentukan produk dalam bisnis UMKM adalah langkah paling utama sebelum bisnis berjalan. Untuk itu, harus dilakukan riset terlebih dahulu tentang selera pasar, tren pasar yang sedang berkembang saat ini, dan melihat seberapa besar peluang pasar dalam memasarkan produknya.

Selain itu, dalam segi kualitas, produk yang akan dijual harus memiliki kualitas yang bisa bersaing dengan produk yang sudah ada, jika perlu bisa sekelas dengan produk yang dijual dengan standar pasar global. Namun mengembangkan UMKM yang ada dapat menjadikan salah satu cara untuk mengurangi pengangguran dan peningkatan pertumbuhan ekonomi.

 Indonesia mempunyai potensi basis ekonomi nasional yang kuat karena jumlah UMKM yang sangat banyak dan daya serap tenaga kerja sangat besar. Persentase UMKM yang bertambah setiap tahunnya sehingga pengurangan jumlah pengangguran di Indonesia juga akan berkurang.

UMKM memiliki peran besar dalam menghadapi resesi global karena UMKM telah berkontribusi besar terhadap PDB, Penyerapan tenaga kerja banyak dilakukan oleh UMKM, UMKM merupakan pasar potensial bagi industri jasa keuangan, UMKM cepat dalam mencari potensi pasar ekspor, serta UMKM menyerap kredit terbesar.

Kesadaran akan pentingnya UMKM ini harus disertai dengan kebijakan dan regulasi dari pemerintah dalam mengelola dan meningkatkan peran UMKM agar dapat tumbuh dan berkembang. Kebijakan strategis yang diterapkan Pemerintah di antaranya yaitu Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), implementasi UU Cipta Kerja dan aturan turunannya, maupun program Bangga Buatan Indonesia (BBI).

Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) program ini dibuat berdasarkan PP Nomor 23 tahun 2020 yang diubah menjadi PP Nomor 43 tahun 2020 sebagai salah satu upaya pemerintah untuk memulihkan ekonomi Indonesia.

Program dukungan UMKM diantaranya yaitu pembiayaan KUR, Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), Pembiayaan investasi kepada koperasi melalui LPDB KUMKM, Pajak Penghasilan Final (PPh) UMKM ditanggung pemerintah, penjaminan Kredit UMKM, serta Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima, Warung dan Nelayan (BTPKLWN).

Kedua, Implementasi UU Cipta Kerja. Program ini dibuat agar bisa memberikan perlindungan dan kemudahan akses perizinan, rantai pasok, pengembangan usaha, pembiayaan, hingga akses pasar bagi pelaku UMKM. Upaya ini dilakukan pemerintah untuk memberikan dukungan terhadap kemajuan UMKM agar perekonomian menjadi lebih efisien dan kompetitif di pasar global.

Program Bangga Buatan Indonesia, program ini dilakukan agar masyarakat Indonesia mencintai produk buatan dalam negeri dan menggunakan karya anak bangsa, utamanya produk UMKM lokal. Melalui program ini, pemerintah mendorong pelaku UMKM untuk bergabung ke platfrom digital, dari program ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah industri kecil dan menengah, menciptakan value creation bagi IKM/UKM, dan meningkatkan permintaan produk-produk UMKM lokal.

Berkaitan dengan tantangan tersebut rendahnya kemampuan sumber daya manusia (SDM) menghadapi metode perdagangan dari cara berbisnis secara konvensional (offline) menjadi online bisnis sehingga pelaku UMKM harus belajar dan memahami teknologi untuk menunjang kegiatan bisnis, sedangkan persoalan mengenai legalitas usaha di mulai dari Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) hingga Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Mengenai pembiayaan, pemerintah mengatasinya dengan kredit usaha rakyat suku bunga yang lebih kecil dan memberikan bantuan pelatihan via website sehingga memiliki kemampuan daya saing di era digital. Salah satu peran Kementerian Keuangan dalam mendukung UMKM khususnya di bidang pemasaran produk UMKM, Kementerian Keuangan memiliki platform lelang.go.id, dimana para pelaku UMKM dapat memasarkan produk mereka melalui kanal Lelang Indonesia yang biasa diakses melalui Play Store Android atau web site www.lelang.go.id dengan mekanisme lelang sukarela.

Dengan aplikasi lelang.go.id, barang lelang yang dipasarkan dapat dilihat oleh semua orang yang mengaksesnya di seluruh Indonesia. Terlebih untuk produk UMKM khas daerah, pemasaran melalui lelang dapat dijadikan alternatif untuk mengenalkan produk ke tingkat nasional.

UMKM merupakan satu dari berbagai strategi bagi masyarakat dalam rangka perbaikan taraf hidup dan perekonomian masyarakat. Hadirnya UMKM di tengah masyarakat juga turut membantu dalam mengurangi jumlah pengangguran masyarakat kelas menengah ke bawah.

Hadirnya UMKM di tengah masyarakat dapat menjadi peluang baru apabila dalam manajemen dan pengelolaan disertai dengan metode, serta strategi yang sesuai. Adanya UMKM di masyarakat Indonesia saat ini, hanya terbatas pada industri rumahan saja, dan tidak diimbangi dengan perencanaan yang terstruktur sehingga tak jarang beberapa UMKM masyarakat hanya bertahan beberapa tahun.

Oleh karenanya penting bagi masyarakat penggagas UMKM serta Pemerintah dalam mewujudkan perencanaan tersebut bersama-sama, mengingat UMKM merupakan salah satu industri non pertanian terbesar yang mampu menyerap ribuan tenaga kerja baru.

Sektor perdagangan merupakan salah satu sektor yang penting dalam kegiatan perekonomian dan pengaruhnya sangat kuat terhadap perkembangan dan pertumbuhan perekonomian suatu wilayah.

Perdagangan secara umum terbagi menjadi dua yaitu perdagangan umum dan bisnis distributor. Contoh kegiatan usaha perdagangan umum yaitu perdagangan sembilan bahan pokok, perdagangan toko kelontong, perdagangan bahan bangunan, dan perdagangan perlatan elektornik.

Sedangkan kegiatan usaha bisnis distributor yaitu melakukan penjualan secara tunai/kredit suatu produk tertentu dalam jumlah besar. Misalnya distributor sepeda motor merk Yamaha untuk wilayah Jabodetabek atau distributor produk keluaran Unilever untuk daerah Indonesia Bagian Timur.

Kontribusi sektor perdagangan terhadap PDB merupakan kontribusi yang paling besar dibanding sektor lainnya. Kontribusi UMKM sektor perdagangan terhadap PDB atas dasar harga berlaku terlihat pada tabel berikut, menunjukkan tahun 2011 sebesar Rp1.147,6 triliun tumbuh sebesar 35,74 % dari tahun 2010 sebesar Rp854,414 triliun.

Namun mengembangkan UMKM yang ada dapat menjadikan salah satu cara untuk mengurangi pengangguran dan peningkatan pertumbuhan ekonomi.Tentunya dengan strategi yang tepat dan didukung dengan adanya bantuan finansial dari pemerintah, maka sektor UMKM tersebut akan mampu untuk tetap memberikan kontribusi yang baik bagi perkembangan perekenomian di Indonesia, baik itu dalam hal penyerapan tenaga kerja maupun dalam kaitannya dengan PDB. (*)

*Penulis merupakan mahasiswi jurusan IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

  • All
  • PROVINSI BANTEN
  • TANGERANG RAYA

BPBD Tangsel Susuri Sungai dan Darat Cari Anak Tenggelam di Cisadane

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang Selatan (BPBD Tangsel) susuri sungai dan darat mencari anak tenggelam di sungai Cisadane, dekat perumahan Pesona Serpong, Kademangan Kecamatan Setu Tangsel, Banten, Sabtu (25/7/2026) malam. Komandan Peleton (Danton) BPBD Tangsel, Dian Wiryawan, memberikan arahan langsung kepada personel gabungan. Mereka terdiri dari BPBD, Satpol PP, Trantib, […]

BREAKING NEWS: Anak 13 Tahun Tenggelam di Sungai Cisadane Pesona Serpong, Pencarian Masih Berlangsung

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Seorang anak usia 13 tahun tenggelam di sungai Cisadane dekat perumahan Pesona Serpong, Kademangan Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Banten, Sabtu (25/7/2026) sore. Hingga berita ini terbit, petugas gabungan bersama warga masih lakukan pencarian di lokasi kejadian. Berdasarkan informasi, korban tengelam bernama Neil Angkasa Satria Negara (13), warga Kademangan RT 04/RW […]

Pelecehan Seksual Anak di Tangerang, Polisi Tangkap Guru Les

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Pelecehan seksual anak di Tangerang terungkap setelah Polresta Tangerang menangkap seorang guru les berinisial AK (28). Polisi mencatat sekitar 29 anak laki-laki menjadi korban dalam perkara tersebut. Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah memastikan penyidik terus mengembangkan kasus tersebut. Polisi juga mengutamakan perlindungan bagi seluruh korban selama […]

Baku Tembak di Citra Raya Tangerang Pecah, Polisi Kejar Komplotan Curanmor Bersenjata

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Baku tembak di Citra Raya Tangerang pecah, tepatnya di Bundaran 3 Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (24/7/2026). Polisi kini memburu dua terduga pelaku curanmor yang membawa senjata api. Sementara itu, rekaman video kejadian menyebar luas di media sosial. Video tersebut memperlihatkan seorang kepala petugas keamanan melepaskan tembakan peringatan ke […]

Kecelakaan Maut di Balaraja Tewaskan Pengendara Motor di Jalan Raya Serang

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Kecelakaan maut di Balaraja merenggut nyawa seorang pengendara motor di Jalan Raya Serang KM 27 Kabupaten Tangerang, Banten, depan SPBU Pos Sentul, Jumat (24/7/2026). Satlantas Polresta Tangerang kini menyelidiki penyebab insiden tersebut. Sementara itu, korban berinisial EY (48), warga Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti. Adapun truk yang terlibat membawa pengemudi berinisial H […]

Program Sekolah Gratis Banten Terancam, Tujuh SMA Swasta Ajukan Mundur

Serang, HALOBANTEN.COM – Program Sekolah Gratis Banten berpotensi kehilangan tujuh SMA swasta setelah sekolah-sekolah tersebut mengajukan surat pengunduran diri kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten. Selain itu, Sekretaris Dindikbud Provinsi Banten, Rachmat Tamam, menyebut pihaknya masih merekap seluruh dokumen pengajuan dari sekolah yang ingin keluar dari program tersebut. “Ada tujuh sekolah mengundurkan diri. […]