Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM- Guna mengoptimalkan pengelolaan sampah, Pemda Kota (Pemkot) Tangerang menyerahkan 208 unit becak motor (Bentor) ke 104 Kelurahan yang tersebar di Kota Tangerang.
Penyerahan fasilitas itu ditandai dengan penandatanganan serah terima sarana prasarana persampahan bentor di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Provinsi Banten, Selasa (31/12/2024).
Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Nurdin hadir untuk menyaksikan penandatanganan serah terima bentor kepada setiap kecamatan.
Ia menyampaikan, penyerahan bentor itu disertai dengan operator serta dukungan anggaran untuk mendorong pengelolaan sampah yang berbasis komunitas di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Langkah ini lanjutnya, merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam mengoptimalkan pengelolaan sampah di kota Tangerang
“Penyerahan sarana-prasarana ini adalah bagian dari pelaksanaan Perwal Nomor 10 Tahun 2019 terkait pelimpahan kewenangan persampahan,” ujarnya.
Tujuannya, kata Pj Wali Kota, untuk pengelolaan sampah agar lebih efektif dengan melibatkan masyarakat secara langsung.
Lebih jauh, Pj Wali Kota menegaskan, pentingnya peran aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah, dimulai dari rumah tangga.
“Kami ingin mendelegasikan pengolahan sampah ini ke kecamatan hingga kelurahan,” paparnya.
Di sana tambahnya, akan ada proses penyadaran kepada warga bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama.
Warga pun diharap dapat melakukan pemilahan sampah organik dan non-organik, serta menghidupkan kembali fungsi bank sampah.
“Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, pengelolaan sampah di Kota Tangerang diharapkan semakin terintegrasi dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Selain itu sambungnya, pemerintah juga memperkuat pengelolaan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Sampah yang terkumpul akan diolah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai bahan bakar alternatif.
“Kami sedang mengupayakan beberapa alternatif pengelolaan sampah, seperti RDF dan pembangkit tenaga listrik. Dengan cara ini, beban TPA akan berkurang secara signifikan,” jelasnya.
Pemkot Tangerang, imbuhnya optimistis dapat mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. Sekaligus mendorong target zero waste di masa mendatang. (Cak)






















