Pedagang Kembang di TPU Keramat Tajug Serpong Keluhkan Penurunan Penjualan

“Sebenarnya kita berjualan tuh setiap menjelang puasa baru mulai gitu,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa bunga yang paling laris selama bulan puasa ini adalah bunga kertas dan berbagai jenis bunga lainnya yang sering digunakan untuk tabur di makam.

“Yang paling laris si bunga kertas, ya bunga macam-macam aja lah. Sama bunga pandan sih biar bagus kelihatannya,” ujarnya.

BACA JUGA

Ia juga menyebut bahwa masyarakat lebih banyak mencari bunga kertas selama bulan puasa Ramadan

“Selama bulan puasa Ramadan paling banyak dicari oleh masyarakat ya bunga kertas,” ujarnya.

Dari segi harga, bunga yang dijual oleh para pedagang cukup bervariasi.

Harga yang paling murah dimulai dari Rp5.000 per kantong.

“Untuk harga ya variasi ya, paling murah ya Rp5.000,” ujarnya.

Syarifuddin menjelaskan bahwa pasokan bunga yang ia jual sebagian besar berasal dari Gunung Sindur.

“Kita biasa dapat pasokan bunga ini biasanya dari Kampung Gunung Sindur,” ujarnya.

Namun, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, ia merasa bahwa jumlah peziarah yang datang ke makam mengalami penurunan.

Biasanya, 10 hari sebelum Ramadan, lokasi pemakaman sudah mulai ramai oleh pengunjung yang melakukan ziarah kubur.

Namun, tahun ini hanya terlihat ramai pada hari Minggu kemarin.

“Biasanya 10 hari sebelum Ramadan udah rame yang melakukan ziarah kubur. Kalau sekarang cuma kemarin aja hari Minggu yang rame,” ujarnya.

Ia menduga bahwa salah satu penyebab sepinya peziarah adalah kesibukan masyarakat, terutama mereka yang merantau sehingga tidak sempat datang ke makam keluarga.

“Kendalanya mungkin pada sibuk ya, jadi orangnya jarang ke mari gitu. Mungkin banyak yang merantau kali,” ujarnya.

Meski mengalami penurunan penjualan, Syarifuddin tetap berharap menjelang Idul Fitri nanti kondisi penjualan bisa kembali meningkat, seiring dengan bertambahnya jumlah pengunjung yang datang ke TPU Keramat Tajug.

“Harapannya sih nanti menjelang Idul Fitri rame aja gitu lah, omzet bertambah,” ujarnya.

Reporter : Alif Azhar

BERITA LAINNYA

Next Post