dr Kartini selaku penanggung jawab kesehatan para pengungsi IOM menjelaskan bahwa ada 80 orang pengungsi dari berbagai negara yang hadir dalam group diskusi.
“Dalam rangka memperingati hari TB sekaligus mengedukasi pasien Imigran untuk senantiasa menjaga kesehatan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” ucapnya.
Dr. Kartini menambahkan, pengobatan pasien yang terkena TBC membutuhkan waktu 6 bulan sampai 2 tahun tergantung dari kategori bakteri yang menyerang. Untuk masyarakat yang berdekatan dengan pasien TBC pun dihimbau agar menggunakan masker dan menjalani protokol kesehatan.
“Diharapkan dalam kegiatan ini seluruh pengungsi di Indonesia memperoleh pengetahuan tentang penyakit TB yang mudah sekali menular di lingkungan keluarga maupun tempat umum,” harapnya.















