kebakaran. Tim tersebut mendapat dukungan lima toren air berkapasitas 10 ribu liter pada sejumlah titik strategis.
Fasilitas itu mempercepat penanganan ketika muncul titik api. Pemerintah menargetkan waktu respons kurang dari 10 menit.
Pemkot Tangerang memperkuat mitigasi kebakaran TPA Rawa Kucing melalui pelatihan bersama BPBD, TNI, dan Polri. Selanjutnya, petugas juga menggelar sosialisasi kepada pemulung agar ikut menjaga keamanan kawasan.
Tidak hanya fokus pada pencegahan kebakaran, pemerintah juga melanjutkan transformasi pengelolaan sampah. Program tersebut mencakup revitalisasi IPAL, optimalisasi gas metana, serta pembangunan RDF Hub untuk mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif.
Menurut Wawan, langkah itu mendukung sistem pengelolaan sampah yang modern, ramah lingkungan, dan sejalan dengan target zero waste Kota Tangerang.
Ia juga mengajak masyarakat memilah sampah sejak dari rumah. Selain itu, warga dapat memanfaatkan bank sampah dan mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA.
“Kolaborasi pemerintah dan masyarakat dapat mengubah sampah menjadi sumber daya yang bermanfaat,” tutup Wawan.
(JAR)


























