Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui sinergi antar dinas terkait, yaitu Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSABMBK), menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat penanganan masalah banjir dikomplek Perumahan Maharta, Pondok Aren.
Sebuah program pengendalian banjir yang terpadu tengah digalakkan Pemkot Tangsel dengan target memberikan solusi jangka pendek dan menengah yang komprehensif.
Kepala DSDABMBK Tangsel, Robbi Cahyadi, menjelaskan bahwa revitalisasi Kali Serua telah dilakukan secara bertahap sejak tahun 2018 hingga 2023.
Upaya tersebut meliputi peningkatan elevasi tanggul dengan beton bertulang dan pelebaran sungai sekitar satu meter.
Meskipun langkah ini telah berkontribusi positif dalam mengurangi frekuensi banjir, tantangan baru muncul akibat peningkatan intensitas curah hujan dari tahun ke tahun.
“Meskipun revitalisasi lima tahun terakhir telah membawa dampak baik, curah hujan ekstrem yang semakin sering menjadi kendala tersendiri dalam penanganan banjir di Sungai Serua,” kata Robbi.
“Oleh karena itu, kami terus berupaya meningkatkan kemampuan penampungan air,” sambungnya.
Lebih lanjut, Robbi mengidentifikasi salah satu penyebab utama banjir adalah fenomena backwater dari Sungai Serua yang meluap ke saluran drainase permukiman.
Kondisi ini diperparah oleh kapasitas Sungai Serua yang terbatas dalam menampung limpasan air hujan dengan intensitas tinggi yang belakangan sering terjadi.
Selain itu, keterbatasan fasilitas teknis seperti jumlah rumah pompa yang saat ini hanya 8 unit dari kebutuhan minimal 15 unit, serta kondisi 15 pintu air yang belum berfungsi optimal, turut menjadi perhatian.
Titik-titik kritis juga teridentifikasi di sekitar Jembatan Pasar Maharta yang mempersempit aliran sungai, serta adanya pendangkalan di beberapa bagian Kali Serua yang menghambat kelancaran aliran air.
Menyikapi hal tersebut, Pemkot Tangsel telah merancang langkah-langkah percepatan yang akan diimplementasikan pada tahun 2025.
Tambah Pompa Air
Rencana tersebut mencakup pembangunan 3 unit rumah pompa yang didanai APBD murni dan penambahan 6 unit lainnya melalui APBD Perubahan.
Perbaikan menyeluruh terhadap seluruh pintu air yang ada juga akan dilakukan, bersamaan dengan peninggian tanggul di Jalan Dr Setiabudi dan normalisasi Kali Serua melalui pengerukan.
Pemerintah juga berencana membongkar jembatan di Jalan Delima (Pasar Maharta) yang menjadi penghalang aliran air.
Selanjutnya, melakukan pengerukan kolam retensi.
Menata kembali sistem drainase lingkungan melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta).
Koordinasi lintas wilayah dengan Pemerintah Kota Tangerang juga terus dilakukan terkait program normalisasi Kali Serua.
“Melalui kolaborasi yang baik, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman dari ancaman banjir,” kata Robbi.
Partisipasi aktif warga juga sangat diharapkan.
Menurutnya, semua pihak bertanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan agar rumah pompa dapat berfungsi optimal dan saluran drainase tetap lancar.
“Dengan rutin membersihkan saluran drainase, kita tidak hanya mengurangi risiko banjir, tetapi juga menjaga fasilitas umum yang vital seperti rumah pompa,” tegas Robbi.
Kepala Bidang Sumber Daya Air, Eka Pribawa, menambahkan bahwa solusi jangka menengah juga telah disiapkan.
Rencana tersebut meliputi pembangunan longstorage, pembuatan polder skala kawasan, serta kerjasama dengan pengembang perumahan untuk membangun dan mengeruk kolam penampungan air.
“Program-program jangka menengah ini diharapkan dapat memulihkan kondisi sungai dan mengurangi potensi banjir yang sering mengganggu aktivitas masyarakat di Kompleks Maharta,” jelas Eka.
Pemerintah Kota Tangsel berharap bahwa berbagai upaya yang dilakukan ini dapat secara signifikan meminimalisir risiko banjir dan memberikan rasa aman bagi warga Maharta.
Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air, sehingga program pengendalian banjir dapat berjalan secara efektif.
(Jek/Red)















