Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Banten, memastikan bahwa distribusi gas LPG 3 kg atau yang biasa disebut “gas melon” tetap berjalan dengan baik meskipun sempat terjadi kekhawatiran di masyarakat.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik karena stok LPG masih tersedia dan distribusi terus berjalan.
“Jadi masyarakat tidak perlu panik, pada saat ini juga alhamdulillah atas arahan dari Pak Presiden juga memang ada relaksasi untuk bagaimana pengecer bisa kembali menjual sambil menunggu secara teknis seperti apa,” ujar Pilar.
Pilar menjelaskan bahwa saat ini di Kota Tangerang Selatan terdapat 44 agen LPG yang aktif mendistribusikan gas melon kepada masyarakat.
Dari jumlah 1.000 pangkalan yang ada, sekitar 700 di antaranya masih beroperasi dan aktif melayani kebutuhan masyarakat.
“Dari SPBE, lalu ke agen, ada 44 agen, lalu ada sekitar 700 pangkalan aktif se-Kota Tangerang Selatan yang saat ini beroperasi,” tambahnya.
Dengan jumlah pangkalan yang cukup besar, pemerintah optimistis pasokan LPG tetap terdistribusi dengan baik ke masyarakat.
Untuk lebih mendekatkan distribusi gas LPG kepada masyarakat, pemerintah juga berencana menambah beberapa pengecer yang akan dijadikan sub-pangkalan.
Hal ini bertujuan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan LPG tanpa harus mencari ke lokasi yang jauh.
“Rencananya ada beberapa pengecer yang akan dijadikan sub-pangkalan, yang pasti dengan persyaratan yang baik, karena ini berbicara terkait mendekatkan gas melon itu kepada masyarakat,” ujar Pilar.
Langkah ini diharapkan dapat semakin memperlancar distribusi LPG di Tangerang Selatan, terutama bagi masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan gas subsidi.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama pihak terkait terus berupaya memastikan pasokan gas LPG tetap tersedia bagi masyarakat.
Dengan adanya relaksasi bagi pengecer serta rencana penambahan sub-pangkalan, diharapkan masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan dalam mendapatkan gas melon.
Pilar juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian dalam jumlah berlebihan.
“Kami terus memantau kondisi distribusi LPG dan memastikan agar tidak ada kelangkaan. Masyarakat cukup membeli sesuai kebutuhan, sehingga pasokan bisa merata.” Ujarnya.
Dengan berbagai langkah yang diambil, pemerintah optimistis distribusi gas LPG 3 kg di Tangerang Selatan tetap aman dan terjangkau bagi masyarakat yang membutuhkan.
Reporter: Alif Azhar















