Jakarta, HALOBANTEN.COM – Tiga jenazah korban pesawat latih bernomor registrasi PK-IFP yang jatuh di BSD, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, telah tiba di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Minggu (19/5/2024) sore.
Jenazah yang dibawa menggunakan tiga ambulans ini tiba di RS Polri sekitar pukul 17.26 WIB dan langsung dibawa ke Gedung Instalasi Forensik untuk proses autopsi dan identifikasi.
Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Hariyanto, menjelaskan bahwa proses identifikasi masih menunggu persetujuan dari pihak keluarga korban terkait apakah akan dilakukan autopsi atau hanya pemeriksaan luar.
“Ini masih koordinasi antara penyidik dan keluarga,” ujar Hariyanto kepada wartawan di RS Polri.
Pihak RS Polri juga telah membuka posko DVI untuk mendapatkan data antemortem dari keluarga korban.
Data ini nantinya akan dicocokkan dengan data postmortem yang diperoleh dari jenazah.
Pihak keluarga dan teman-teman korban dapat datang ke posko DVI di RS Bhayangkara.
Ada posko antemortem dan postmortem. Data dari posko postmortem akan dicocokkan dengan data antemortem dari keluarga,” jelas Hariyanto.
Lebih lanjut, Hariyanto menuturkan bahwa waktu yang dibutuhkan untuk identifikasi bisa berbeda-beda.
Namun, dalam kasus ini, prosesnya bisa lebih cepat karena kondisi jenazah tidak terlalu rusak parah.
Menurutnya, proses identifikasi sebenarnya bisa cepat karena kondisi jenazah korban tidak terlalu rusak parah.
Namun demikian, pihaknya tetap menunggu izin dari penyidik dan kesepakatan keluarga korban. (Red)















