Olahraga, HALOBANTEN.COM – Popda XII dan Peparpeda IX Banten 2026 resmi bergulir setelah Gubernur Banten Andra Soni membuka ajang olahraga pelajar tersebut di Stadion Geger Cilegon, Kota Cilegon, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pembinaan atlet muda yang diproyeksikan memperkuat kontingen Banten pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032 saat Banten dan Lampung menjadi tuan rumah.
Sebanyak 3.000 peserta hadir dalam pembukaan yang melibatkan atlet, pelatih, dan ofisial dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Dalam sambutannya, Andra Soni menyampaikan keyakinan terhadap masa depan olahraga Banten yang terus menunjukkan perkembangan positif.
Menurutnya, Popda dan Peparpeda tidak hanya menjadi arena perebutan medali
Ajang ini juga sebagai sarana pembentukan karakter, peningkatan disiplin, serta penguatan mental bertanding bagi atlet pelajar.
Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) yang berhasil menempati posisi kelima nasional menjadi bukti kemajuan pembinaan olahraga pelajar di daerah tersebut.
“Popda bukan sekadar ajang meraih medali. Kegiatan ini menjadi proses pembinaan karakter, pembentukan disiplin, mental juang, sekaligus ruang untuk menemukan talenta muda terbaik Banten,” ujar Andra Soni.
Persiapan PON 2032 Mulai Sejak Sekarang
Lebih lanjut, Andra menegaskan bahwa talenta olahraga memerlukan proses pembinaan jangka panjang agar mampu berkembang menjadi atlet berprestasi. Karena itu, komitmen, kerja keras, disiplin, sportivitas, dan kepatuhan terhadap arahan pelatih menjadi faktor penting selain bakat.
Ia menjelaskan, atlet yang tampil pada Popda dan Peparpeda tahun ini merupakan bagian dari proyeksi Banten menuju Popnas 2027, PON 2028, hingga PON 2032.
Menurutnya, target meraih prestasi pada ajang nasional tidak dapat tercapai secara instan. Sebaliknya, keberhasilan lahir melalui pembinaan berkelanjutan yang mendapat dukungan kompetisi rutin serta fasilitas olahraga yang memadai.
“Persiapan atlet juara untuk PON 2032 harus mulai sekarang karena prestasi olahraga lahir dari proses panjang dan konsisten,” katanya.
(DAR)















