Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Seorang pria berinisial S meninggal dunia dengan cara gantung diri di sebuah bengkel las yang berlokasi di Jalan Raya Pondok Betung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Minggu malam (28/12/2025). Tim KANANGA RESCUE mendatangi lokasi untuk membantu proses penanganan awal peristiwa tersebut.
Informasi dari akun media sosial resmi KANANGA RESCUE menyebutkan, peristiwa ini terungkap sekitar pukul 19.00 WIB. Pemilik bengkel las berinisial A pertama kali mengetahui kejadian saat hendak mengambil kunci sepeda motor yang tersimpan di dalam bengkel miliknya.
Saat memasuki area bengkel, saksi melihat seorang pria dalam kondisi tidak bernyawa. Temuan tersebut membuat saksi segera meminta bantuan dan menyampaikan informasi kepada pengurus RT setempat.
Pengurus RT kemudian meneruskan laporan kepada pihak kepolisian sektor setempat agar memperoleh penanganan lebih lanjut. Tidak lama kemudian, aparat kepolisian bersama tim identifikasi forensik Polres Tangerang Selatan datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan pengamanan area.
Tim Inafis Polres Tangerang Selatan menjalankan pemeriksaan terhadap kondisi fisik korban serta mengumpulkan sejumlah barang yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Langkah ini bertujuan untuk memperoleh kepastian terkait penyebab kematian korban.
Kapolsek setempat menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan medis awal tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan fisik yang mengarah pada tindak pidana.
“Pemeriksaan luar oleh tim medis dan identifikasi tidak menunjukkan luka akibat benda tajam maupun tumpul. Peristiwa ini mengarah pada dugaan bunuh diri,” ujar petugas kepolisian saat memberikan keterangan di lokasi.
Meski demikian, pihak kepolisian masih melanjutkan pendalaman guna mengetahui latar belakang peristiwa tersebut. Petugas mengumpulkan keterangan dari keluarga serta orang-orang terdekat korban sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Pihak keluarga korban menyampaikan penolakan terhadap rencana autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan awal selesai, jenazah korban kemudian pihak keluarga bawa untuk proses pemakaman.
(Alif/Jar Kasih/Red)















