mengecewakan. Tangsel memiliki PAD dan APBD yang tinggi, sehingga jangan menyamakan nilai media tipe A di Tangsel dengan media tipe C dari daerah lain karena tidak sebanding,” tegasnya.
Media Hadirkan Kritik Konstruktif
Sementara itu, Eko menegaskan media memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap berbagai kebijakan publik.
Karena itu, ia berharap pemerintah daerah kembali memperkuat kemitraan dengan media lokal. Menurutnya, pers tidak hanya membantu membangun citra daerah, tetapi juga menghadirkan kritik konstruktif dan informasi yang berbasis fakta.
“Selama ini media ikut membangun citra Kota Tangerang Selatan. Selain itu, kami juga menjalankan fungsi kontrol sosial dan memberikan informasi serta edukasi kepada masyarakat,” katanya.
Di sisi lain, Eko mengingatkan perkembangan media sosial dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi peran media massa dalam ekosistem informasi publik.
Jangan Pandang Sebelah Mata Keberadaan Pers
Menurutnya, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memang berhak memanfaatkan media sosial sebagai sarana publikasi. Namun, produk jurnalistik tetap memiliki standar profesional, proses verifikasi, serta dasar fakta yang tidak dapat tergantikan oleh unggahan Medsos.
“Boleh saja OPD atau Pemkot memiliki media sosial untuk mempublikasikan kinerjanya. Namun karya jurnalistik memiliki proses, keilmuan, fakta, dan data yang berasal dari narasumber sehingga fungsinya berbeda,” jelasnya.
Terakhir, Eko mengingatkan pemerintah daerah agar tidak memandang sebelah mata keberadaan pers. Ia menegaskan jurnalis merupakan salah satu pilar penting dalam kehidupan demokrasi. Media mampu mengawal kebijakan publik sekaligus menyampaikan aspirasi masyarakat secara profesional.
“Jangan sampai media dan wartawan dianggap tidak ada atau lemah. Jurnalis merupakan salah satu instrumen penting dalam demokrasi dan memiliki pengaruh terhadap berbagai kebijakan yang berdampak kepada masyarakat,” pungkasnya.
(JAR)
























