Serpong, HALOBANTEN.COM – Tandon Ciater Serpong telan korban. Bermaksud menolong temannya yang tenggelam, Ruslan Viki (23), pria asal Kecamatan Pamulang Kota Tangerang selatan (Tangsel) Banten, malah ikut tenggelam dan tewas di tandon tersebut, Minggu (12/11/2023). Sebaliknya, teman yang ditolong korban berhasil selamat dengan kondisi pingsan.
Kejadian berawal saat Ruslan Viki yang merupakan warga Kelurahan Benda, Pamulang, itu mengajak dua temannya, Muhammad Martin Ilham (12) dan Daniel, berenang di Tandon Ciater sekitar pukul 14.30 WIB.
“Namun ketika ketiganya berenang, salah satu korban Martin tenggelam,” kata Kanit Reskrim Polsek Serpong, IPTU Dovie Eudy, Senin (13/11/2023).
Melihat temannya tenggelam dan minta tolong, Ruslan berupaya menyelamatkan Martin. Namun saat dalam uoaya penyelematan, Ruslan terlihat gelagapan dan ikut tenggelam. Ruslan diduga tidak mengira jika Tandon Ciater tersebut cukup dalam.
Melihat dua temannya tenggelam, Daniel berteriak minta pertolongan warga sekitar lokasi kejadian.
Warga pun berusaha menolong kedua korban. Warga akhirnya berhasil mengangkat jasad Martin dan Ruslan ke permukaan air dan mengevakuasi ke darat. Martin berhasil diselamatkan warga dalam kondisi pingsan. Namun tidak dengan Ruslan. Saat jasadnya di evakuasi ke darat kondisi korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
“Martin hampir mengalami nasib sama dengan Ruslan. Ketika warga sekitar mendatangi lokasi, korban Ruslan sudah tidak tertolong,” jelasnya.
Mendengar kabar tersebut, piket fungsi dipimpin Pawas AKP Renta meluncur ke lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, kondisi kedua korban sudah dievakuasi warga ke darat.
Lalu, Piket Reskrim mengevakusi korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang,” ujar Kanit.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban tewas tenggelam di tandon Ciater.
Polisi menduga korban tewas karena murni tenggelam akibat meminum banyak air saat tenggelam.
(Red)















