Tangerang, HALOBANTEN.COM – Kebakaran Kabupaten Tangerang mencapai 14 kejadian sepanjang Kamis (23/7/2026). Mayoritas peristiwa muncul akibat kebakaran ilalang dan sampah selama musim kemarau.
Sementara itu, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Tangerang mencatat tujuh kebakaran ilalang dan lima kebakaran sampah. Dua kejadian lainnya melibatkan objek berbeda.
Selanjutnya, petugas pemadam kebakaran menangani seluruh laporan yang masuk sepanjang hari. Sebagian besar kebakaran terjadi antara pukul 12.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Menurut BPBD, Kebakaran Kabupaten Tangerang meningkat karena cuaca panas dan embusan angin kencang. Kondisi tersebut membuat api cepat meluas ke area sekitar.
Karena itu, BPBD mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah, lahan kosong, maupun rumput ilalang. Langkah sederhana tersebut mampu menekan potensi kebakaran selama musim kemarau.
BPBD Sebut Titik Kebakaran Tersebar
Selain itu, kebakaran sampah muncul di Kecamatan Kosambi, Curug, Teluknaga, Pasar Kemis, dan Tigaraksa. Salah satu kejadian melibatkan tumpukan sampah limbah.
Sementara itu, kebakaran ilalang terjadi di Kecamatan Sindang Jaya, Tigaraksa, Solear, Cikupa, Kronjo, dan Pasar Kemis. Petugas bergerak cepat agar api tidak merambat ke permukiman.
Oleh sebab itu, Kebakaran menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat selama musim kemarau. Warga perlu menghindari aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api.
(JAR)























