Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Tanah longsor menerjang permukiman di RT 001 RW 08 Kampung Tanah Sewan, Kelurahan Bhakti Jaya, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Kamis (17/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Peristiwa yang terjadi menjelang Maghrib itu merobohkan bangunan warga sekaligus memutus satu-satunya akses jalan lingkungan.
Ketua RT setempat, Nadih, mengungkapkan kondisi tanah yang terus tergerus air memperparah situasi, meski warga sempat membongkar bangunan sebagai langkah pencegahan. Namun demikian, upaya tersebut belum mampu menahan pergerakan tanah yang semakin labil.
Menurut dia, longsor terjadi secara tiba-tiba setelah hujan dan aliran air melemahkan struktur tanah. Informasi awal justru muncul dari teriakan warga yang panik. Saat tiba di lokasi, kondisi sudah porak-poranda.
Selanjutnya, laporan segera diteruskan kepada pihak kelurahan dan instansi terkait. Respons cepat datang dari sejumlah unsur pemerintah, mulai dari Badan Penanggulangan Bencana hingga aparat penertiban, yang langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Akibat kejadian itu, tiga rumah dan tiga unit kontrakan mengalami kerusakan. Total sebanyak enam kepala keluarga atau sekitar 20 jiwa terdampak, termasuk anak-anak.
Sementara itu, para korban memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sebagian tinggal bersama kerabat, sementara lainnya mencari hunian sementara di wilayah lain.
Di sisi lain, longsor juga memutus akses jalan utama warga. Kondisi tersebut menghambat aktivitas harian karena jalur tersebut menjadi satu-satunya penghubung antarwilayah.
Pihak RT berharap perbaikan segera terlaksana agar mobilitas warga kembali normal. Hingga kini, area longsor masih berada dalam pengawasan guna mencegah risiko lanjutan bagi masyarakat sekitar.
Warga masih menunggu langkah lanjutan dari pemerintah setempat untuk memulihkan akses jalan dan memastikan lingkungan kembali aman.
(LIF)















