Tidak lama berselang, Filipina balik mengancam lewat sepakan keras Stephan Schrock dari luar kotak penalti.
Beruntung, kiper Indonesia Nadeo Argawinata mampu menepis bola.
Menit ke-7 Indonesia kembali punya peluang lewat sontekan Rizky Ridho memanfaatkan sepak pojok dari Marc Klok.
Namun usaha sang defender hanya menyamping dari gawang Filipina.
Indonesia akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-21. Dendy Sulistyawan yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor.
Namun tak berselang lama malapetaka menimpa Indonesia. Nadeo menderita cedera usai berduel dengan Stephan Schrock.
Penjaga gawang Bali United itu menangis saat meninggalkan lapangan. Posisinya digantikan dengan Syahrul Trisna Fadillah.
Setelah itu Indonesia terus menekan. Dendy kembali mengancam menit ke-34. Tapi tendangannya masih melebar tipis dari gawang Filipina.
Tim asuhan Shin Tae-yong itu terus mengurung pertahanan Filipina.
Hasilnya Marselino Ferdinan menyarangkan bola pada menit ke-43 melalui tendangan terarah. Keunggulan dua gol bertahan hingga turun minum.
Melanjutkan babak kedua, Timnas Indonesia memiliki peluang menit ke-67 lewat kaki pemain pengganti Egy Maulana Vikri.
Tetapi upaya mantan pemain Senica itu melebar dari gawang Filipina.
Pasukan Shin Tae-yong terus mengurung pertahanan Filipina.
Namun keasyikan menyerang justru membuat pertahanan Indonesia lengah.
Tuan rumah memperkecil kedudukan pada menit ke-83. Jens Rasmussen yang berhasil merobek gawang Syahrul lewat sundulan terukurnya.


























