Dia juga mempertanyakan obyek wisata apa yang sedang Dispar kembangkan. Termasuk pelatihan dan Bimtek macam apa yang bisa menelan anggaran cukup mahal.
“Gak ada kan?! Yang ada cuma seremoni dan jalan-jalan!?” jelasnya.
Jadi, lanjut dia, penjelasan walikota belum dan bukan jawaban, kecuali walikota merevisi semua anggaran yang terkesan tidak logik alias boros. Kemudian mengalihkannya untuk pelayanan publik bagi masyarakat yang membutuhkan.
(Jek/Red)
Page 3 of 3















