TPID Kabupaten Serang Kunjungi Brebes untuk Pelajari Pengendalian Inflasi

Serang, HALOBANTEN.COM – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Serang melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah, untuk mempelajari program kerja TPID dalam pengendalian inflasi.

Kunjungan ini difokuskan pada penerapan Kerjasama Antar Daerah antara Pemkab Serang dan Pemkab Brebes.

“Kunjungan kerja kali ini lebih difokuskan pada penerapan kerjasama antar daerah antara Pemda Kabupaten Serang dengan Pemda Kabupaten Brebes,” ujar Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang, Febrian Ripera, melalui keterangan tertulis yang disiarkan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo), Senin (24/2/2025).

BACA JUGA

Febrian menjelaskan bahwa kunjungan kerja yang dilaksanakan pada 20-22 Februari 2025 ini diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Brebes beserta tim TPID Kabupaten Brebes.

Ia berharap, hasil kunjungan kerja ini dapat menghasilkan nota kesepahaman antara Pemkab Serang dan Pemkab Brebes.

Kemudian, akan dilanjutkan dengan perjanjian kerja sama antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, terutama dalam pengendalian inflasi di daerah masing-masing.

“PKS antara OPD-OPD terkait terutama dalam rangka pengendalian inflasi di daerah masing-masing,” katanya.

Febrian menambahkan bahwa kerja sama juga dapat dilakukan secara Business to Business (B to B) antara pelaku usaha di Kabupaten Serang dengan pelaku usaha di Kabupaten Brebes.

“Kita tahu bahwa Kabupaten Brebes adalah penopang komoditas bawang merah se-nasional, banyak champion dari Kabupaten Brebes yang bisa dijadikan referensi bagi petani bawang di Kabupaten Serang,” jelasnya.

Febrian menjelaskan bahwa kenaikan Indeks Harga Pembelian (IPH) di Kabupaten Serang dalam beberapa pekan terakhir di awal tahun 2025 disumbang oleh komoditas tertentu seperti cabai rawit merah, cabai merah keriting, minyak goreng, dan bawang merah.

Oleh karena itu, Pemkab Serang perlu melakukan langkah pengendalian inflasi melalui Operasi Pasar (OP), Gerakan Pangan Murah, dan Kerjasama Antar Daerah.

“Sehingga, komoditas penyumbang inflasi tersebut dapat tersedia dengan jumlah yang cukup di Kabupaten Serang,” tuturnya.

(RED)

BERITA LAINNYA