Secara anggaran pun berusaha semaksimal mungkin, bagaimana masalah stunting ini bisa ditangani.
Bukan hanya Dinkes dan DP3AP2KB saja. Tetapi semua OPD, ecamatan dan kelurahan pun harus terlibat untuk menangani masalah stunting ini karena masalah stunting ini harus ditangani multi dimensi, lintas sektoral.
Sehingga, diperlukan sederet program dari seluruh pihak dalam hal pengentasan masalah stunting ini.
“Jadi bagaimana bersama-sama dengan program di masing-masing dinas, OPD, kecamatan atau kelurahan di situ harus tercantum tentang permasalahan stunting,” tuturnya.
Upaya tersebut akan terus digalakkan hingga mencapai target yang dicanangkan para 2024. “Target tahun 2024 Tangsel prevalensi stunting sebesar 14 persen sesuai dengan target nasional. Kita harus tangani sebaik mungkin. Supaya target kita bisa tunjukkan di 2024,” pungkasnya. (JEK)















