jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, hingga SMP.
Ia meminta Dinas Komunikasi dan Informatika segera merealisasikan pemasangan CCTV sesuai kebutuhan masing-masing sekolah.
“Setiap sekolah akan memiliki jumlah CCTV sesuai kebutuhan pengawasan,” ujarnya.
Benyamin memastikan pemerintah daerah menjatuhkan sanksi tegas terhadap tenaga pendidik yang melanggar aturan, termasuk penonaktifan, sambil proses hukum terus berjalan.
Penanganan Berpihak pada Korban
Sehari sebelumnya, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan yang juga meninjau langsung SD Negeri tempat para korban bersekolah bersama jajaran DP3AP2KB dan Dinas Pendidikan. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan penanganan kasus berjalan serius, menyeluruh, dan berpihak pada korban.
“Hari ini saya datang langsung ke sekolah untuk memperoleh informasi utuh terkait kejadian ini. Kepolisian sudah menangani kasus tersebut dan pelaku berada dalam pengamanan aparat,” ujar Pilar, Rabu (21/1/2026).
Pilar menyebutkan sebanyak 25 siswa telah melapor dan menjalani proses pendalaman oleh pihak berwenang. Pemerintah kota terus memberikan pendampingan psikologis, konseling, serta dukungan mental dengan melibatkan orang tua.
Saat ini, para siswa korban menjalani masa istirahat sementara guna mendukung proses pemulihan bersama keluarga.
Screening Tenaga Pendidik
Terkait status tenaga pengajar yang terlibat, Pilar menegaskan Pemkot Tangsel akan mengambil tindakan tegas, termasuk pemecatan, setelah kepolisian menetapkan status hukum secara resmi.
Ia juga mengungkapkan hasil penelusuran awal yang menunjukkan terduga pelaku pernah terlibat kasus serupa pada tahun 2011. Atas dasar itu,






















