Wapres KH Ma’ruf Amin menambahkan, selain sangat berpegang pada ajaran agama, KH Ali Yafie juga dikenal dengan kesantunannya.
“Beliau senantiasa memberikan bimbingannya dengan cara yang santun dan rasional, yang sangat teguh berpegang pada ajaran agama,” tambah Wapres.
Wapres juga terkesan akan kepandaian KH Ali Yafie dalam menjalin komunikasi dengan berbagai unsur masyarakat.
“Beliau bisa begaul dengan siapa saja dan mampu berkomunikasi dengan segala lapisan. Orang baik dan patut diteladani dalam banyak hal,” pungkas Wapres KH Ma’ruf Amin.
KH Ali Yafie akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir Blok AA 1 Blad 003, setelah sebelumnya disalatkan terlebih dahulu di Masjid Raya Bintaro dan Masjid An- Nashr, Bintaro.
Sebelumnya, Wapres KH Ma’ruf Amin sempat menjenguk KH Ali Yafie yang tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Premiere Bintaro, pada 16 Februari 2023.
Pada kesempatan tersebut, Wapres KH Ma’ruf Amin melihat kondisi KH Ali Yafie yang dapat merespons kehadirannya dengan senyuman yang hangat.
Sebagai informasi, KH Ali Yafie lahir di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah pada 1 September 1926.
Ia merupakan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 1998-2000.















