Tigaraksa, HALOBANTEN.COM – Sebanyak 17 dari total 18 kepala desa (Kades) hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak dan Pergantian Antarwaktu (PAW) di Kabupaten Tangerang Banten dilantik oleh Pj Bupati Tangerang Andi Ony P, di GSG Puspemkab Tangerang Tigaraksa, Jumat (06/10/2023).
Satu orang Kades yakni Kepala Desa Kemisi urung dilantik lantaran terbentur masalah proses tahapan Pilkades.
Pelantikan 17 Kades disaksikan langsung oleh Pj Gubernur Banten Al Muktabar.
Penjabat Bupati Tangerang Dr Andi Ony P, mengatakan 17 Kades yang dilantik ini merupakan hasil Pilkades serentak sebanyak 15 orang dan 2 orang Kades hasil pemilihan PAW yang telah dilaksanakan Minggu 24 September 2023 lalu.
Andi Ony berharap para Kades ini dapat menjalankan tanggung jawab dan amanahnya dengan baik dan penuh pengabdian, keikhlasan dan kejujuran hingga akhir masa jabatannya.
“Jadilah kepala desa yang profesional yang senantiasa berupaya untuk berinovasi memajukan desa beserta seluruh masyarakatnya,” pesan Pj Bupati Tangerang.
Dari 18 pelaksanaan Pilkades, kata Andi, ada satu desa yang masih dalam proses penyelesaian tahapan sehingga pelantikan Kades terpilihnya ditunda sampai proses tahapannya selesai.
“Biasanya melalui tahapan di tingkat desa dulu ada waktu tiga hari untuk waktu proses untuk verifikasi,” kata Andi.
Apabila itu tidak disepakati akan dibawa di tingkat kecamatan. Namun itu juga akan berproses.
“Saat ini proses sudah dilaksanakan dan kita akan tunggu proses tersebut,” jelasnya.
Andi meminta kepada seluruh kepala desa yang telah dilantik untuk segera melakukan penyatuan dan eratkan kembali masyarakat yang sempat berbeda pilihan saat pelaksanaan Pilkades berlangsung.
“Bermitralah dengan Badan Permusyawaratan desa dan lembaga desa yang ada di wilayah masing-masing,” imbuhnya.
Kemudian, laksanakan pengelolaan keuangan desa dengan baik dan transparan.
Kepala desa juga harus berkonsultasi serta berkoordinasi dengan atasannya (Camat) apabila terdapat permasalahan.
Senada dengan Pj BUpati Tangerang. Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, kehadirannya merupakan suatu keharusan selaku perwakilan dari pemerintah pusat.
“Saya hadir sebagai wakil dari pemerintah pusat untuk memberikan arahan langsung kepada para kepala desa yang baru saja dilantik,” ungkap Al Muktabar
Dia berharap[ para Kades bisa lebih berinovasi di desanya masing-masing. Terlebih dalam mengatasi permasalahan stunting, kemiskinan ekstrem dan investasi yang hingga kini masih menjadi isu nasional.
“Stunting merupakan permasalahan utama yang diperintahkan oleh presiden RI Joko Widodo untuk segera dituntaskan, begitu juga kemiskinan ekstrem serta pertumbuhan investasi,” pungkasnya.
(Red)















