Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM – Para pengguna kendaraan, baik roda dua maupun empat mengelukan ditutupnya ujung Jalan Kali Pasir dengan menggunakan Barrier oleh Petugas Dinas Perhubungan Kota Tangerang.
Pasalnya, selain menimbulkan kemacetan di jalan tersebut, para pengendara harus berputar melalui Pos Polisi (Pospol) Pasar Anyar untuk bisa melintas di Jembatan Cisadane yang pada Senin (8/1/2024) lalu baru diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.
Bahkan setelah berputar, di samping Pos Polisi (Pospol) Pasar Anyar kerap dijadikan tempat ngetem para sopir angkot yang mencari penumpang, sehingga kemacetan juga terjadi hingga mendekati bibir jembatan.
“Ini kenapa menuju jembatan kok ditutup Barrier, kan jadinya macet,” kata Yadi yang kerap melintas di Jalan Kali Pasir atau Kampung Berkelir, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang Kota, Tangerang, Banten untuk beraktifitas, pada Kamis (11/1/2024).
Coba Barriernya dibuka dan pengendara baik roda dua maupun empat bisa langsung naik atau belok ke jembatan itu menuju Jalan Kemerdekaan, pasti lancar. “Tuh pas dibuka, jalannya agak lancar kan,” tandas dia
Berdasarkan pantauan di lokasi, hampir setiap malam terdapat beberapa orang yang sengaja membuka barrier tersebut, agar para pengendara bisa langsung belok ke arah jembatan.
Namun setelah membuka barrier, mereka langsung berdiri di tengah atau samping barrier untuk mendapatkan imbalan dari para pengguna jalan yang melintasinya. Sehingga pungutan liar-pun terjadi.
Dikonfirmasi masalah tersebut, Kepala Dishub Kota Tangerang, Achmad Suhaely belum bisa berkomentar, karena sedang rapat dengan penjabat Wali Kota Tangerang, Nurdin.
“Bentar saya tanya ke tim dulu,” kata dia melalui aplikasi whatsappnya. Namun hingga berita ini disusun, Achmad Suaely belum bisa memberikan keterangan. (Cak)















