Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp478,59 miliar. Angka tersebut muncul dalam laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025 yang disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kota Tangerang Selatan, Senin (15/6/2026).
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menjelaskan realisasi pendapatan daerah sepanjang 2025 mencapai Rp5,043 triliun atau 102,94 persen dari target sebesar Rp4,899 triliun.
Sementara itu, realisasi belanja daerah tercatat Rp4,675 triliun atau 93,32 persen dari pagu anggaran Rp5,009 triliun.
Dengan capaian tersebut, Pemkot Tangsel membukukan surplus anggaran sebesar Rp368,29 miliar. Angka ini berbanding terbalik dengan proyeksi APBD Perubahan 2025 yang sebelumnya memperkirakan defisit Rp110,29 miliar.
Selain itu, pemerintah daerah juga memperoleh penerimaan pembiayaan dari SiLPA Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp110,29 miliar. Karena tidak ada pengeluaran pembiayaan, seluruh nominal tersebut tercatat sebagai pembiayaan netto yang memperkuat posisi keuangan daerah.
“Realisasi Pembiayaan Netto Rp110.298.532.744 berasal dari penerimaan pembiayaan berupa SiLPA tahun 2024 sebesar Rp110.298.532.744 dan menghasilkan SiLPA tahun 2025 sebesar Rp478.594.327.259,” ujar Benyamin.
Selanjutnya, Benyamin menuturkan nilai SiLPA tersebut menjadi Saldo Anggaran Lebih (SAL) akhir dalam Laporan Perubahan SAL Tahun Anggaran 2025.
Pada sisi pendapatan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tangerang Selatan juga melampaui target. Dari target Rp2,975 triliun, realisasinya menembus Rp3,193 triliun atau setara 107,34 persen. Adapun pendapatan transfer tercatat Rp1,849 triliun atau 96,13 persen dari target.
Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 berikutnya akan masuk tahap pembahasan bersama DPRD Kota Tangerang Selatan sebelum penetapan sebagai peraturan daerah.
(LIF)















