Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Kehebohan melanda SDN Pondok Ranji 04, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Senin (7/10) pagi.
Saat jam pelajaran berlangsung, tiba-tiba plafon salah satu kelas runtuh.
Beruntung, tidak ada siswa yang terluka serius, hanya beberapa mengalami trauma.
Menurut Kepala Sekolah SDN Pondok Ranji 04, Raden Ayat Srihayati Muhsin, kejadian bermula saat siswa kelas satu sedang istirahat makan di dalam kelas.
Tiba-tiba, bagian pojok kanan plafon ambruk. “Untungnya, tidak ada siswa yang tertimpa langsung,” ujar Ayat.
Diduga, ambruknya plafon disebabkan oleh usia bangunan yang sudah lebih dari 10 tahun, ditambah lagi kondisi cuaca yang ekstrem belakangan ini.
Pihak sekolah segera melakukan perbaikan dan memindahkan sementara kegiatan belajar mengajar di kelas yang terdampak.
Peristiwa ambruknya plafon di SDN Pondok Ranji 04 menjadi sorotan.
Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Didin Syihabudin, menduga usia bangunan yang sudah cukup tua menjadi faktor utama.
“Cuaca ekstrem juga memperparah kondisi,” imbuhnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi pemerintah daerah Kota Tangerang Selatan untuk melakukan pemeliharaan rutin pada bangunan sekolah.
Pasca kejadian, pihak sekolah langsung melakukan perbaikan dan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Tangsel untuk evaluasi lebih lanjut terhadap kondisi bangunan sekolah lainnya.
Meskipun tidak ada korban jiwa, insiden ambruknya plafon di SDN Pondok Ranji 04 meninggalkan trauma bagi para siswa.
Beberapa siswa mengaku ketakutan setelah melihat kejadian tersebut.
Pihak sekolah telah berupaya memberikan pendampingan psikologis kepada siswa yang terdampak.
“Kami akan terus memantau kondisi psikologis siswa,” kata Didin. (Jarkasih)















