Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, terus berupaya meningkatkan kesejahteraan warganya dengan menjalankan program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).
Tahun ini, Pemkot Tangsel menganggarkan perbaikan untuk sekitar 512 rumah di seluruh wilayah Tangsel.
Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak bagi masyarakat kurang mampu, sehingga mereka dapat tinggal di lingkungan yang lebih aman dan nyaman.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegaskan bahwa setiap tahun pemerintah menargetkan perbaikan sekitar 500 rumah agar upaya pengentasan rumah tidak layak huni bisa dirasakan oleh masyarakat secara luas.
“Jadi tiap tahun, insya Allah, sekitar 500 rumah. Supaya pengentasan rumah tidak layak huni ini kita bisa rasakan bersama,” ujarnya.
Pilar juga berharap bahwa pada tahun depan, permasalahan rumah tidak layak huni di Tangsel bisa benar-benar terselesaikan dengan adanya program ini.
“Mungkin tahun depan harusnya mungkin udah beres ya, rumah tidak layak huni ini,” tambahnya.
Program ini tidak hanya merupakan inisiatif pemerintah, tetapi juga melibatkan berbagai pihak termasuk masyarakat, untuk memastikan bahwa mereka yang membutuhkan benar-benar mendapatkan bantuan.
Dengan adanya perbaikan rumah ini, diharapkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di Tangsel bisa semakin meningkat.
Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan, di mana hunian yang layak menjadi salah satu faktor utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan kondusif bagi masyarakat.
Kedepan, Pemkot Tangsel berencana terus menjalankan program serupa agar tidak ada lagi warga yang tinggal di rumah tidak layak huni.
Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam mendukung program ini, baik melalui partisipasi langsung maupun dengan memberikan masukan agar program bisa berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Reporter : Alif Azhar















