Tangerang, HALOBANTEN.COM – Taman Mangrove Ketapang, sebuah destinasi wisata alam yang sedang naik daun di Tangerang, menawarkan suasana yang tenang dan menyegarkan, menjadikannya pilihan ideal untuk menghabiskan waktu di akhir pekan atau saat liburan. Berlokasi di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, kawasan yang dikenal dengan nama ‘Ketapang Urban Aquaculture’ ini menyuguhkan beragam daya tarik bagi pengunjung.
Kehadiran taman mangrove ini tidak hanya berperan penting dalam pelestarian lingkungan, tetapi juga berpotensi meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bagi Indonesia, memberikan dampak positif bagi kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.

Pengunjung dapat menikmati berbagai sudut menarik yang sangat cocok untuk berfoto dan dibagikan di media sosial. Keasrian dan kenyamanan taman ini memungkinkan pengunjung untuk berjalan-jalan santai sambil menikmati pemandangan alam yang indah. Lebih dari itu, Taman Mangrove Ketapang berhasil mengembangkan 16 jenis pohon mangrove yang beragam.
Beberapa spesies mangrove yang dapat ditemukan di sini antara lain Xylocarpus Granatum, Bruguiera Cylindrica, Bruguiera Gymnorrhiza, Rhizophora Mucronata, Rhizophora Stylosa, dan Rhizophora Apiculata. Fasilitas yang tersedia untuk kenyamanan pengunjung meliputi tempat duduk, bangunan kayu yang unik, jembatan untuk berjalan-jalan, serta area parkir yang memadai.
Untuk menikmati keindahan Taman Mangrove Ketapang, harga tiket masuk adalah Rp15.000 untuk dewasa dan Rp10.000 untuk anak-anak di bawah 12 tahun. Biaya parkir juga dikenakan dengan tarif Rp8.000 untuk motor, Rp15.000 untuk mobil, dan Rp50.000 untuk bus.
Taman ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB. Khusus hari Jumat, taman akan tutup lebih awal pada pukul 17.30 WIB. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi atau sore hari untuk menghindari cuaca yang terlalu panas saat menjelajahi area taman. (*/bbs)















