Banten, HALOBANTEN.COM – Banten memiliki potensi ekonomi yang besar, dan Gubernur Banten, Andra Soni, menyoroti dua aset utama yang bisa dimanfaatkan: populasi Banten yang mencapai 12,4 juta jiwa dan lokasinya yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta.
Hal ini disampaikan Andra Soni dalam Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Provinsi Banten Tahun 2025 di Kota Serang pada Jumat (23/5/2025).
Menurut Andra Soni, jumlah penduduk Banten yang mencapai 12,4 juta jiwa merupakan potensi pasar yang besar. “Karena kita punya 12,4 juta konsumen. Kalau kita bicara tentang ekonomi, kita punya 12,4 juta rakyat Banten,” jelasnya.
Selain itu, Gubernur juga menekankan keuntungan geografis Banten yang bertetangga dengan DKI Jakarta. Ia menyebut DKI Jakarta sebagai “tetangga yang kaya” yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pertumbuhan ekonomi Banten.
Andra Soni berharap APDESI dapat berperan aktif dalam mengoptimalkan potensi desa. Ia mendorong APDESI untuk membangun jejaring dan kerja sama dengan berbagai organisasi. Tujuannya adalah untuk menarik minat para pelaku usaha, akademisi, dan semua pihak agar lebih banyak beraktivitas di desa, sehingga desa menjadi makmur dan sejahtera.
Sebagai bagian dari upaya pengembangan desa, Andra Soni juga mengumumkan rencana pembangunan Pos Pelayanan Desa Sejahtera. Pos ini akan menjadi fasilitas multifungsi yang dapat dimanfaatkan masyarakat desa untuk berbagai kegiatan, seperti Posyandu, Koperasi Merah Putih, serta aktivitas perangkat desa dan masyarakat. Untuk mewujudkan hal ini, Gubernur meminta dukungan dari para kepala desa untuk mempersiapkan lahan, sementara pembangunan akan dilakukan oleh pihak provinsi. (*/bbs)




















