TANGSEL, HALOBANTEN.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Bina Marga tengah melakukan pembangunan infrastruktur jalan di kawasan Griya Loka Raya. Pekerjaan yang dimulai sejak April lalu ini mencakup betonisasi dan pengaspalan sepanjang 4,2 kilometer, dengan target rampung pada bulan September 2025. Jumat (25/7/2025).
“Hari ini di Griya Loka kami mengadakan kegiatan pembangunan jalan beton dan juga pengaspalan ya, yang panjangnya 4,2 kilometer di lingkungan ini. Karena memang kita lihat ada beberapa keretakan ya, pondasi jalannya terdapat beberapa keretakan. Khawatir ke depan lama-lama pergeseran tanah, oleh karena itu kita perkuat,” ujar Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan.

Pilar menjelaskan bahwa di beberapa titik yang dianggap krusial, struktur jalan diganti menggunakan beton berkualitas tinggi.
“Tapi di beberapa titik yang memang krusial kita ganti menjadi base-nya adalah beton, beton K350 ya dengan kekuatan K350 dengan ketebalan 25 sentimeter,” ujarnya.
Proses pengecoran, lanjut Pilar, juga akan dilaksanakan pada malam hari agar pengerjaan dapat dipercepat.
“Tadi kita lihat sendiri, nanti malam juga ada pengecoran ya. Ini saya harap di bulan September ini bisa selesai, karena targetnya di September selesai dan ini memang sudah dimulai dari bulan April di sana untuk pengaspalannya ya,” katanya.
“Lalu nanti setelah pengecoran selesai ini dengan fast track, 3 hari 4 hari selesai. Lalu kemudian dibangun yang sebelahnya juga,” lanjutnya.
Menurut Pilar, sistem konstruksi yang digunakan kali ini menggabungkan kekuatan beton di bagian bawah dan aspal di atasnya.
“Lalu juga di atasnya kita layering dengan aspal, jadi bagus di bawahnya beton di atasnya aspal. Nah ini yang tadi saya sampaikan ke Dinas Bina Marga ke depan untuk di jalan-jalan utama kita, kita sudah ubah aja dari jalan aspal kita menjadi jalan beton,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pembetonan merupakan solusi jangka panjang terhadap beban kendaraan besar yang melintas.
“Supaya apa? Perkerasan ya ini kayak lihat ada truk, atau mobil-mobil dengan beban, atau tonasenya sedang ke tinggi, itu kan menurut kami lihat supaya jalan ini harus dengan pembetonan, baru di atasnya layering aspal,” ucapnya.
“Kalau betonisasi bisa puluhan tahun ya, bisa sampai 20–30 tahun. Apalagi dengan K350 ini cukup kuat ya dengan pembebanan yang cukup kuat lah,” tambah Pilar.
Jalan yang dibangun ini merupakan bagian dari sejumlah ruas yang sudah diserahkan oleh pengembang kepada pemerintah.
“Ini sudah diserahkan, jadi beberapa ruas jalan yang sudah diserahterimakan oleh pengembang, termasuk di sini oleh BSD itu kita lakukan perbaikan-perbaikan pembangunan,” ujarnya.
Ia juga menyebut bahwa sejumlah kawasan perumahan lain juga telah diserahterimakan dan menjadi prioritas pembangunan ke depan.
“Kemarin juga ada beberapa perumahan pengembangan yang mereka sudah serah terima. Minta juga untuk diperbaiki, saya sudah minta perkim juga untuk dianggarkan supaya di perumahan-perumahan yang sudah serah terima aset kita mulai lakukan perbaikan,” ungkap Pilar.
Pekerjaan ini dibiayai dari anggaran murni dan bukan bagian dari pemeliharaan.
“Ini anggaran murni, karena pembangunan bukan pemeliharaan,” tegasnya.
Total anggaran yang dikucurkan untuk proyek ini mencapai Rp12 miliar.
“Ini anggarannya dua belas miliar totalnya, panjangnya 4,2 kilometer ya. Betonisasi dan juga pengaspalan dan juga pemasangan kanstin. Kanstin-nya juga kita ganti dengan kanstin yang baru,” ujarnya.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas SDABMBK, Ahmad Fatulloh, menambahkan bahwa proyek ini merupakan bagian dari sekitar 50 paket kegiatan pembangunan jalan di Tangsel tahun ini.
“Total semua ada sekitar lima puluhan lah, lima puluh paket kegiatan. Itu untuk yang murni,” ujarnya.
Ia menjelaskan sebagian besar pekerjaan memang berupa pengaspalan, namun beberapa titik dilakukan betonisasi seperti di Griya Loka.
“Kebanyakan aspal, kebanyakan pekerjaan kita aspal. Ya beton ada beberapa mungkin spot-spot juga seperti ini kan nggak semuanya dibeton,” ujarnya.
“Ini aja kita 4 kilo, ada yang 6 kilo. Mungkin sekitar ya 25 kilo ada lah,” katanya.
Adapun total anggaran pembangunan jalan di Kota Tangerang Selatan tahun ini diperkirakan mencapai sekitar Rp80 miliar.
“Anggaran total kita 80 miliar kalau nggak salah kurang lebih ya,” tutupnya. (Alif)















