Jakarta, HALOBANTEN.COM – Gelombang kemarahan publik terhadap elite politik terus meluas. Dalam kurun waktu 2×24 jam, lima rumah tokoh publik termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani dan empat anggota DPR RI menjadi sasaran amukan warga. Aksi perusakan hingga penjarahan mengguncang berbagai wilayah di Jabodetabek.
Rumah Sri Mulyani Kena Amukan Massa
Massa menggeruduk rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani di Jalan Mandar, kawasan Bintaro Sektor III, Tangerang Selatan, Banten, pada Minggu dini hari (31/8/2025).
Berdasarkan kesaksian warga sekitar, ratusan orang memenuhi area permukiman sekitar pukul 01.00 WIB, dan gelombang kedua yang lebih besar muncul sekitar pukul 03.00 WIB.
Para perusuh masuk ke dalam rumah dan mengambil berbagai barang, termasuk peralatan rumah tangga, perabotan, serta barang elektronik.
Sejumlah warga terekam membawa hasil jarahan sambil berjalan kaki atau menggunakan sepeda motor.
Staf pengamanan rumah, Joko Sutrisno, menyebut tidak mampu menghentikan gelombang massa yang terus berdatangan. “Saya hanya bisa berlindung dan berharap tidak terjadi kerusakan lebih parah,” ujarnya.
Namun dari pantauan wartawan, Sri Mulyani dan keluarganya tidak terlihat berada di rumah tersebut.
Rumah Ahmad Sahroni Dirusak, Koleksi Mobil Mewah Hancur
Pada Sabtu sore (30/8/2025), warga menyerbu rumah legislator Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni, di Jalan Swasembada Timur XXII, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Massa melempari kediaman dengan batu dan benda tumpul. Pagar rumah ambruk, kaca pecah, dan akses terbuka lebar bagi warga untuk memasuki area rumah.
Sejumlah koleksi mobil mewah seperti Lexus RX 450h+, Ferrari 458, dan Porsche 356 mengalami kerusakan berat. Selain itu, warga merusak isi rumah, mengambil barang elektronik, furnitur, hingga makanan. Beberapa warga bahkan terlihat berenang di kolam pribadi milik Sahroni.
Aksi ini muncul setelah pernyataan Sahroni yang menyebut seruan pembubaran DPR sebagai “mental tolol,” tersebar luas dan memicu gelombang reaksi.
Sementara, pada saat kejadian, Sahroni dan keluarganya tidak berada di tempat. Menurut informasi yang beredar, Sahroni pergi ke Singapura. Namun halobanten.com belum mendapatkan klarifikasi dari pihak Ahmad Sahroni atas informasi tersebut.
Rumah Eko Patrio Senilai Rp150 Miliar Diserbu, Barang Mewah Hilang
Malam harinya, Sabtu (30/8/2025) sekitar pukul 22.00 WIB, giliran rumah Eko Patrio di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, yang menjadi sasaran. Massa masuk melalui pintu utama setelah penjagaan kompleks gagal mengendalikan situasi.















