Olahraga, HALOBANTEN.COM — BBP Putra memastikan langkah ke babak perempat final Pakujaya Cup XI 2026 setelah menaklukkan Receh FC dengan skor tipis 1-0 pada laga 16 besar di Stadion Mini Pakujaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (23/5/2026).
Sejak menit awal, juara bertahan langsung mengambil inisiatif serangan lewat permainan agresif Fadil Redian, Fiter Lucky, Sholah, Sem, hingga Apif Fathoni. Tekanan cepat sempat lahir melalui sepakan keras Fadil, namun kiper Receh FC, Surya, masih mampu mengamankan gawangnya.
Selain mengandalkan permainan terbuka, BBP Putra beberapa kali memanfaatkan bola mati untuk membongkar pertahanan lawan. Akan tetapi, lini belakang Receh FC tampil kokoh sepanjang babak pertama.
Memasuki pertengahan laga, Receh FC mulai keluar dari tekanan. Sandy Bule, Reza Alfariz, Dana, dan Soni bergantian membangun serangan ke area pertahanan BBP Putra melalui pengawalan Dion, Azis, Dery, Sugi, serta penjaga gawang Amin.
Peluang emas sempat hadir melalui tendangan bebas Reza Alfariz. Namun, Amin tampil sigap sehingga skor tanpa gol bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, tempo pertandingan meningkat. BBP Putra kembali menekan lewat sejumlah peluang dari Fadil Redian. Sementara Receh FC merespons melalui situasi bola mati yang nyaris membuahkan gol.
Momentum pertandingan berubah setelah kedua tim melakukan pergantian pemain. Receh FC memasukkan Dejan menggantikan Reza Alfariz, sedangkan BBP Putra menurunkan Abel Tachinardi untuk menambah daya dobrak lini depan.
Tampil Lebih Dominan
Setelah itu, BBP Putra tampil lebih dominan. Hasilnya muncul pada pertengahan babak kedua saat Fadil Redian sukses memecah kebuntuan melalui skema permainan terbuka. Sepakan kaki kirinya meluncur ke pojok gawang dan gagal dijangkau Surya.
Gol tersebut sekaligus menjadi penentu kemenangan BBP Putra hingga peluit akhir berbunyi.
Usai pertandingan, Fadil Redian mengaku bersyukur mampu membawa timnya melewati perlawanan sengit Receh FC yang ia nilai sebagai salah satu tim kejutan turnamen.
“Babak pertama cukup sulit karena lawan tampil prima. Alhamdulillah pada babak kedua kami mendapat peluang dan bisa mencetak gol,” ujar Fadil.
Sementara itu, Manajer BBP Putra, Bayu Endarianto, menilai tekanan Receh FC membuat timnya kesulitan mengembangkan permainan, terutama sepanjang babak pertama.
Menurut Bayu, keluarnya Reza Alfariz turut memengaruhi keseimbangan permainan lawan. Ia menyebut bola mati Reza beberapa kali menghadirkan ancaman serius untuk pertahanan BBP Putra.
BBP Putra selanjutnya menunggu pemenang laga Denis FC kontra Diklat Pakujaya pada babak perempat final. Saat mendapat pertanyaan mengenai lawan yang ingin mereka hadapi, Bayu secara spontan menyebut Denis FC sebagai lawan ideal meski tetap mewaspadai kekuatan tuan rumah.
“Kami tetap fokus menjaga kekompakan tim. Siapa pun lawannya, anak-anak harus kerja keras supaya bisa mempertahankan gelar juara,” kata Bayu.
Sementara itu, pertandingan 16 besar lainnya bakal mempertemukan Khana Sparta melawan Dejan FC pada Minggu (24/5/2026). Duel tersebut menjadi partai ulang musim lalu dan diperkirakan berlangsung ketat.
(HEN/JAR)















