Tangerang, HALOBANTEN.COM – Perbaikan jalan utara Kabupaten Tangerang resmi mulai setelah Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melaksanakan groundbreaking pada dua ruas strategis, Rabu (29/7/2026). Selain itu, proyek tersebut bertujuan memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Bupati Maesyal meninjau ruas Jalan Cadas–Sepatan–Jati serta Gardu–Tanah Merah bersama unsur DPRD, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Forkopimcam, serta pemerintah desa. Selanjutnya, ia berdialog dengan warga yang menyambut antusias pelaksanaan proyek.
Maesyal menegaskan pemerintah daerah menjalankan proyek tersebut sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur yang lebih baik. Karena itu, pelaksanaan pembangunan berlangsung bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.
Proyek Fokus pada Ruas Jalan Prioritas
Menurut Maesyal, pemerintah tetap menyeimbangkan anggaran infrastruktur dengan sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Selain itu, seluruh program pembangunan harus memberi manfaat bagi masyarakat secara merata.
Berdasarkan data Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, proyek menggunakan konstruksi beton setebal 30 sentimeter dengan mutu beton Fs 45 MPa. Sementara itu, masa pengerjaan berlangsung selama 150 hari, mulai 27 Juli hingga 23 Desember 2026.
Ruas Cadas–Sepatan–Jati memperoleh penanganan beton sepanjang 2,225 kilometer. Selanjutnya, ruas Gardu–Tanah Merah memperoleh penanganan sepanjang 2,63 kilometer, sedangkan sisa pekerjaan berlanjut melalui anggaran berikutnya.
Bupati Minta Dukungan Masyarakat
Maesyal meminta maaf kepada masyarakat atas potensi kemacetan selama proses konstruksi berlangsung. Oleh sebab itu, pemerintah mengharapkan dukungan seluruh pengguna jalan agar pekerjaan selesai sesuai jadwal.
Menurutnya, pembongkaran hanya berlangsung pada titik kerusakan berat sehingga gangguan lalu lintas bersifat sementara. Selain itu, pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan rampung pada akhir Desember 2026.
Pada akhirnya, perbaikan jalan utara Tangerang diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah utara Kabupaten Tangerang.
(JAR)























