News » TANGERANG RAYA » Kapolres Tangsel Sambangi Keluarga Donal Husni, Doa untuk 8 Korban Hilang Kontak Terus Mengalir

Kapolres Tangsel Sambangi Keluarga Donal Husni, Doa untuk 8 Korban Hilang Kontak Terus Mengalir

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Dukungan dan doa terus mengalir untuk lima jurnalis dan tiga kru kapal hilang kontak di Selat Sunda. Operasi pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal hilang kontak tersebut kini memasuki hari ketujuh.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo menyambangi rumah jurnalis Donal Husni di Ciater Permai, Serpong, Senin (14/9/2026).

Boy datang bersama istrinya serta sejumlah jajaran kepolisian. Kapolsek Serpong Kompol Suhardono turut mendampingi kunjungan tersebut.

BACA JUGA

Selain itu, Camat Serpong Syaifuddin dan unsur Kedokteran Kepolisian (Dokpol) juga hadir dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh empati. Boy kemudian mengajak keluarga serta seluruh pihak terus menjaga optimisme.

“Ya kita saling mendoakan. Kita doa bersama agar kawan-kawan lima pewarta dan tiga kru kapal segera ditemukan,” ujar Boy.

Boy berharap seluruh korban kembali dalam kondisi sehat dan selamat tanpa kekurangan apa pun.

Menurutnya, harapan harus terus terjaga selama proses pencarian masih berlangsung.

“Pencarian harus tetap kita ikuti bersama. Tetap optimis dan saling mendoakan untuk hasil terbaik,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Boy juga mendengarkan cerita keluarga Donal. Istri dan ibu mertua Donal menyampaikan kondisi mereka.

Keluarga menceritakan perjalanan penantian sejak menerima kabar hilang kontak tersebut.

Kehadiran Boy bersama jajaran kepolisian dan pemerintah wilayah memberikan dukungan moril bagi keluarga Donal.

Pencarian Memasuki Hari Ketujuh

Sementara itu, Basarnas Banten memperluas pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal hilang kontak.

Tim SAR mengerahkan 18 kapal serta satu helikopter untuk menyisir wilayah Perairan Selat Sunda.

Armada pencarian berasal dari unsur TNI Angkatan Laut, Kepolisian, dan Basarnas.

TNI AL mengerahkan tiga KRI, satu KAL, dan satu RBB dalam operasi tersebut.

Sementara itu, Polairud mengerahkan delapan kapal untuk mendukung pencarian

Basarnas juga mengoperasikan tiga KN SAR dan dua RIB.

Dari udara, Basarnas mengerahkan helikopter Dauphin HR 3604. Armada tersebut menyisir area seluas 2.063 mil laut persegi.

Tim SAR membagi pencarian laut menjadi enam sektor. Keenam sektor tersebut meliputi X, Z, V, W, U, dan Y.

Sektor X mencakup 831 mil laut persegi. Sektor Z mencakup 512 mil laut persegi.

Kemudian, sektor V memiliki luas 1.182 mil laut persegi. Sektor W mencapai 1.167 mil laut persegi.

Selanjutnya, sektor U mencakup 481 mil laut persegi. Sektor Y memiliki luas 413 mil laut persegi.

Tim SAR menempatkan sejumlah armada pada setiap sektor pencarian.

Sektor X melibatkan KN SAR Teto K, RIB 02 Banten, KRI Loser, dan RBB Pulau Pecang.

Selain itu, sejumlah kapal Polairud turut menyisir sektor tersebut.

Sektor Z menjadi wilayah pencarian KN SAR Basudewa. Sementara itu, KRI Teluk Gilimanuk menangani sektor V.

Kemudian, KRI Lepu, KAL Anyer, dan KN SAR Antasena menyisir sektor W.

Untuk sektor U, KP Sanjaya milik Kepolisian melakukan penyisiran.

Sementara itu, RIB 02 Kantor SAR Lampung menjalankan pencarian pada sektor Y.

Delapan Orang Hilang Kontak

Delapan orang tersebut berada dalam satu speed boat setelah menjalankan tugas peliputan Gunung Anak Krakatau.

Mereka terdiri dari tiga kru kapal dan lima jurnalis.

Ketiga kru kapal yakni Warta, 55, selaku kapten. Kemudian Surakman, 60, sebagai ABK.

Selanjutnya, Heriyanto, 49, bertugas sebagai guide.

Sementara itu, lima jurnalis terdiri atas M. Bagus Khoirunnas dari Antara.

Kemudian Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, dan Daus dari Anadolu.

Donal Husni menjadi jurnalis kelima. Ia menjalankan tugas sebagai jurnalis freelance.

Hingga hari ketujuh, keluarga dan rekan-rekan korban terus menaruh harapan.

Mereka berharap tim SAR segera menemukan seluruh korban dalam kondisi sehat dan selamat.

Doa juga terus mengiringi operasi pencarian yang berlangsung di Perairan Selat Sunda.

(LIF)

BERITA LAINNYA