News » TANGERANG RAYA » Benyamin Minta Lurah Tangsel Bangun Budaya Antikorupsi Lewat Keluarga Berintegritas

Benyamin Minta Lurah Tangsel Bangun Budaya Antikorupsi Lewat Keluarga Berintegritas

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie meminta lurah membangun budaya antikorupsi melalui program Keluarga Berintegritas. Pesan itu Benyamin sampaikan saat Bimtek Keluarga Berintegritas bersama KPK di Puspemkot Tangsel.

Sebanyak 54 lurah bersama pasangan masing-masing mengikuti kegiatan tersebut dengan pendampingan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Benyamin menilai keluarga memegang peran penting dalam membentuk karakter dan integritas seseorang.

BACA JUGA

Menurutnya, keluarga menjadi tempat pertama untuk mengenalkan kejujuran, tanggung jawab, kesantunan, dan kebenaran.

“Ketika kita berbincang tentang integritas, sesungguhnya kita sedang berbicara tentang nilai, karakter dan pilihan kita,” ujar Benyamin.

Karena itu, ia meminta keluarga ikut menjaga para aparatur agar tetap memegang amanah dalam menjalankan tugas.

Benyamin menyebut pencegahan korupsi tidak cukup melalui regulasi dan sistem pengawasan pemerintahan.

Nilai integritas juga perlu tumbuh dalam keluarga dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pasangan Jadi Pengingat

Benyamin mengatakan pasangan dapat menjadi pengingat ketika pejabat menghadapi godaan menerima sesuatu yang bukan haknya.

“Kalau dalam istilah mobil, pasangan jadi remnya,” kata Benyamin.

Ia mencontohkan pasangan dapat bertanya ketika suami membawa uang dalam jumlah tidak biasa.

Menurutnya, komunikasi tersebut dapat mencegah keluarga menikmati penghasilan yang tidak jelas asal-usulnya.

Namun, Benyamin menegaskan pasangan tidak boleh mencampuri urusan teknis pemerintahan atau tugas lurah.

Sebaliknya, pasangan dapat menjalankan fungsi pengawasan informal melalui komunikasi dalam keluarga.

Jabatan Merupakan Amanah

Benyamin juga mengingatkan lurah agar menjaga jabatan sebagai bentuk kepercayaan masyarakat.

“Ingat, jabatan bukan sekadar kewenangan, jabatan adalah kepercayaan,” tegasnya.

Ia menilai kepercayaan publik membutuhkan sikap, perbuatan, dan keteladanan dalam menjalankan pemerintahan.

Terlebih, lurah memiliki posisi strategis karena menjadi pemimpin pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat.

Pelayanan, keputusan, dan perilaku lurah akan langsung masyarakat rasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Benyamin berharap Keluarga Berintegritas mampu memperkuat budaya antikorupsi mulai dari rumah.

Dengan begitu, integritas tidak sekadar menjadi program pemerintah, tetapi juga menjadi kebiasaan keluarga.

“Integritas harus dimulai dari rumah, dicontohkan dalam kehidupan, dan kemudian dibawa ke tengah-tengah masyarakat,” kata Benyamin.

Ia berharap budaya tersebut mampu memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Tangsel.

(LIF)

BERITA LAINNYA