Advokat di Kabupaten Tangerang Jadi Korban Penusukan oleh Debt Collector

Korban Alami Tiga Luka Tusuk saat Tolak Penarikan Paksa Mobil

Tangerang, HALOBANTEN.COM — Seorang advokat bernama Bastian Sori (40) mengalami luka tusuk setelah terlibat cekcok dengan sekelompok pria yang diduga debt collector atau mata elang (Matel) di Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten. Peristiwa tersebut terekam video amatir dan menyebar luas di media sosial.

Insiden terjadi saat tiga pria yang mengaku dari perusahaan pembiayaan mendatangi rumah korban di kawasan Perumahan Palem Semi. Mereka berupaya menarik mobil Toyota Fortuner milik korban karena tunggakan cicilan.

Korban menolak menyerahkan kendaraan dengan alasan prosedur penarikan tidak sesuai ketentuan hukum. Ketegangan memuncak hingga salah satu pelaku menusukkan senjata tajam ke tubuh korban.

BACAJUGA

Dalam rekaman video yang beredar, terdengar teriakan seorang perempuan yang meminta pertolongan dan menyebut para pelaku sebagai perampok. Video lain memperlihatkan korban duduk sambil memegangi perut yang berlumur darah.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyatakan tim Reserse Kriminal telah menuju lokasi dan memeriksa sejumlah saksi.

“Benar, terjadi penganiayaan oleh sekelompok penagih utang di wilayah Kelapa Dua. Kami telah memeriksa beberapa saksi dan menyiapkan langkah hukum terhadap pelaku,” ujarnya, Selasa (23/2/2026).

Boy menegaskan kepolisian akan bertindak tegas terhadap para pelaku yang membuat keresahan di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan.

Boy juga telah menemui korban yang tengah menjalani perawatan medis akibat luka tusukan di RSUD Kabupaten Tangerang.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyebut korban mengalami tiga luka tusuk, yakni dua pada bagian perut dan satu pada punggung.

Menurut Budi, korban sempat memperoleh penanganan awal di klinik terdekat sebelum akhirnya menjalani perawatan lanjutan di RS Siloam Internasional Lippo Karawaci karena kondisi luka cukup serius.

Saat ini, Satreskrim Polres Tangerang Selatan terus memburu para pelaku. Polisi juga mengumpulkan alat bukti tambahan guna mengungkap secara tuntas kasus penusukan tersebut.

Peristiwa itu memicu perhatian publik setelah video kejadian menyebar luas. Kepolisian mengimbau masyarakat menyerahkan proses hukum kepada aparat serta melaporkan apabila mengetahui keberadaan para pelaku.

 (Suhendar)

BERITALAINNYA

Next Post