“Saya malah langsung di todong pistol tepat di bagian kepala saya,” tutur MGCG kepada wartawan di kediamannya, Kamis (25/1/2023).
Korban Dituduh Mau Tawuran
Melihat ancaman itu, korban akhirnya berhenti. Namun korban malah kembali mendapat perlakuan tidak humanis.
Terduga oknum polisi tersebut kemudian menjambak rambut kedua korban dan menyuruhnya duduk.
Di saat itulah para terduga pelaku menganiaya kedua korban dan menuduh korban melakukan tawuran.
Tak hanya lakukan pemukulan, terduga oknum polisi juga menyabetkan tongkat dan menganai tubuh korban.
“Mereka bilang, katanya orang Gaplek ada yang mau tawuran,” tutur MGCG.
Terduga oknum polisi tersebut mengira bahwa kedua korban hendak tawuran.
“Teman saya bawa tas isinya itu kunci buat bongkar-bongkar motor, bukan untuk tawuran,” ungkapnya.















