Terduga oknum polisi itu memaksa korban untuk mengaku. Bahkan mereka juga memeriksa semua handphone korban.
“Saya dan teman saya sudah minta ampun, tapi tetap saja mereka memukuli,” tuturnya.
Oknum Polisi Diduga dari Polda Metro Jaya
MGCG mengaku mendapat pemukulan dari dua terduga oknum polisi.
Sedangkan FRP mendapat penganiayaan oleh lebih dari dua orang.
Tidak lama kemudian, terduga oknum polisi lainnya datang membawa mobil. Kemudian mereka membawa korban ke kantor polisi.
Di sana, korban kembali di introgasi. “Mereka tanya alamat rumah, terus tadi mau ngapain, terlibat tawuran apa ngga, ko bisa di tangkap dan pertanyaan lainnya,” beber korban.
Sementara, ayah MGCG, Ghozali Mukti menyesalkan kejadian yang menimpa anaknya.
Menurut informasi yang dia peroleh, para oknum terduga anggota polisi tersebut berasal dari Polda Metro Jaya.
Dia mengaku tidak tahu dalam rangka apa para terduga oknum anggota polisi itu menganiaya anaknya.
Namun menurutnya, kejadian penganiayaan itu luar biasa.
“Bekas tendangan dan pukulan di badan dan di kepala anak saya dan kawan anak saya sangat parah,” kata Ghozali.















