mendorong pemerintah segera menyalurkan bantuan.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Kecamatan Setu, BPBD, dan Perumdam menyalurkan sekitar 5.000 liter air bersih pada Senin (13/7/2026). Bantuan itu langsung menyasar warga yang mengalami kekurangan air.
Selain itu, Bantuan Air Bersih Tangsel akan terus berlanjut selama musim kemarau berlangsung. Pemerintah menyesuaikan jumlah pasokan dengan kebutuhan warga di setiap wilayah terdampak.
Erwin menjelaskan masyarakat telah menghemat penggunaan air sejak awal musim kemarau. Langkah tersebut membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari sebelum bantuan datang.
Sebagian warga sempat memanfaatkan air sungai untuk keperluan tertentu. Namun, mereka kembali menggunakan air bersih setelah pemerintah menyalurkan bantuan.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga menyiagakan sejumlah toren air di kawasan rawan kekeringan. Langkah itu bertujuan mempercepat distribusi apabila kebutuhan air bersih meningkat dalam beberapa pekan mendatang.
(JAR)
























