Wanita dengan mengenakan kebaya warna hijau-hijau itu juga sempat melarang wartawan yang hendak mengambil foto gapura yang sudah ambruk dan berantakan tersebut.
Dia berdalih, panitia lainnya sedang menuju ke lokasi gapura selamat datang yang ambruk tersebut.
“Jangan di foto pak, saya mohon jangan di foto. Ini mau kita rapihin pak,” pintanya.
“Namanya udah begini, ya mau nggak mau, harus di angkat dan di rapihin,” ungkapnya.
Dia menurutkan, sebelumnya juga ada tenda MTQ yang roboh akibat terhempas angin.
Dia pun menyayangkan adanya insiden tersebut. Apalagi selang berapa lama, pawai ta’aruf segera di mulai.
“Kemarin yang di sana, tenda di dalam roboh akibat angin. Ini kan posisinya turunan, pohonnya pada tinggi-tinggi,” tuturnya.
“Yah namanya faktor alam, kita sih menginginkan konstruksinya bagus. Bismillah aja, mudah-mudahan lancar,” ujarnya.
Reporter : Hendra
Editor : Jek Jarkasih


























