“Ini sebenarnya apa amaliah keluarga Pak Jokowi? Dan Alhamdulillah malam hari ini saya ke Solo, terjawab sudah,” kata Gus Iqdam.
Karena itu Gus Iqdam mengajak para jemaah untuk meneladani sikap Jokowi yang senantiasa menaikkan derajat orang tua yang sudah meninggal.
Sebelum mengakhiri tausiah, Gus Iqdam sempat menyampaikan sikap politiknya pada Pilpres mendatang.
Meniru gaya Gibran saat deklarasi menjadi cawapres Prabowo, Gus Iqdam menyampaikan pernyataan berikut:
“Mas Gibran enggak usah khawatir. Enggak usah khawatir Mas Gibran. Di belakang Panjenengan ada saya,” kata Gus Iqdam disambut tepuk tangan ribuan jemaah.
Pengamat politik dan analis Big Data dari M-Data Analytix Universitas Prof. Dr. Moestopo, Danny K Wibisono mengatakan trend di kalangan warga Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Timur semakin solid setelah bergabungnya Gubernur Khofifah menjadi tim TKN Prabowo-Gibran.
“Didukung pula kemampuan Gibran dalam debat cawapres kemarin dan teknik Creating Traps to Provoke Opponent Attacks sangat efektif menaikkan enggament di media sosial,” tutur Danny. (Red)















