Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang akan berkoordinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) untuk mengatasi kemacetan lalu lintas yang terjadi di sekitar Jembatan Cisadane, Kota Tangerang, Banten.
Pasalnya, sejak ujung Jalan kali Pasir yang menuju Jembatan Cisadane tersebut di stop dengan Barrier dan pengendara harus berputar di Pos Polisi (Pospol) Pasar Anyar, arus lalu lintas di jalan tersebut tersendat.
“Ntar kita bisikin sama BPTJ,” kata Kepala Dishub Kota Tangerang, Achmad Suhaely melalui aplikasi WhatsApp- nya, Minggu (14/1/2024)
Sebab, lanjut dia, jalan yang menuju Jembatan Cisadane tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat.
Seperti yang diberitakan HALOBANTEN.COM, Kamis (11/1/2024) lalu, dampak kemacetan yang terjadi di jalan Kali Pasir atau Kampung Bekelir, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang Kota, dikeluhkan warga.
Mereka meminta kepada Dinas Perhubungan maupun pihak terkait agar segera membuka barrier di sekitar Jembatan Cisadane yang baru diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (8/1/20204) lalu.
“Coba Barriernya dibuka dan pengendara baik roda dua maupun empat bisa langsung naik atau belok ke jembatan itu menuju Jalan Merdeka, pasti lancar. Tuh buktinya, pas dibuka oleh ‘Pak Oga’ jalannya agak lancar kan,” kata Yadi yang mengaku sering melintas di jalan itu untuk beraktifitas.
Berdasarkan pantauan di lapangan hingga Sabtu (13/1/2024) malam, jalan ujung Kali Pasir itu masih tertutup dengan barrier.
Begitu dibuka oleh seorang pemuda yang kemudian meminta uang kepada para pengendara yang menerobos, jalan tersebut tampak lancar.
Kondisi seperti itu terjadi hampir setiap hari, sehingga dimanfaatkan oleh seseorang (Pak Ogah) untuk mendapatkan uang dari para pengendara yang mau lewat di sekitar Barrier yang dibuka. (Cak)















