JAKARTA, HALOBANTEN.COM – Maskapai kebanggaan kita, Garuda Indonesia, lagi-lagi jadi sorotan, tapi bukan karena prestasinya, melainkan karena laporan keuangannya yang bikin geleng-geleng kepala.
Bayangkan, di kuartal pertama 2025 saja, Garuda sudah menanggung kerugian fantastis sebesar Rp1,2 triliun! Angka ini bahkan melampaui total kerugian mereka di sepanjang tahun 2024.
Padahal, pendapatan sempat naik tipis 1,63%, tapi apa daya, kenaikan beban operasional dan utang membuat maskapai pelat merah ini makin terpuruk.
Salah satu biang keladinya? Ada 15 pesawat yang “mogok” di hanggar, termasuk beberapa dari Citilink. Entah apa yang menyebabkan belasan pesawat itu tak bisa mengudara, yang jelas, kondisi ini jelas menghambat operasional dan pendapatan maskapai.
Untuk menyelamatkan diri dari jurang kebangkrutan, Garuda Indonesia kini tengah gencar melobi Danantara. Mereka berharap bisa mendapatkan suntikan dana segar sekitar Rp8,15 triliun.
Dana ini rencananya akan digunakan untuk “menghidupkan” kembali armada Citilink agar bisa kembali melayani penumpang.
Di tengah kondisi genting ini, sempat muncul ide nyeleneh: bagaimana jika Citilink diserahkan ke Pertamina? Wacana ini memang belum final, tapi cukup menggelitik. Dari bisnis penerbangan banting setir ke minyak? Logika di balik BUMN memang seringkali sulit ditebak.
Sebagai upaya restrukturisasi, Wamildan Tsani Panjaitan telah resmi ditunjuk sebagai CEO baru Garuda Indonesia. Tugasnya? Tidak main-main! Ia ditantang untuk membereskan keuangan perusahaan, memperluas jaringan internasional, dan menutup defisit modal sebesar US$1,4 miliar. Sebuah pekerjaan rumah yang super berat!
Dan sebagai penutup, ada plot twist yang mengejutkan: Presiden Prabowo Subianto telah secara resmi memindahkan saham mayoritas Garuda Indonesia ke Danantara. Langkah ini disebut sebagai bagian dari reformasi BUMN.
Kita hanya bisa berharap, semoga dengan segala perubahan ini, Garuda Indonesia benar-benar bisa take off menuju keuntungan, bukan malah semakin dalam terjerembap. (*/bbs)















