JAKARTA, HALOBANTEN.COM – Situasi makin genting! Pertempuran antara tentara Thailand dan Kamboja di perbatasan yang disengketakan pada Kamis (24/07) kemarin menewaskan 12 orang! Ini jelas menunjukkan eskalasi konflik yang udah berlangsung satu abad lamanya.
Kronologi Konflik: Kok Bisa Sampai Begini?
Sengketa perbatasan ini sebenarnya udah ada sejak lebih dari 100 tahun lalu, pasca penjajahan Prancis di Kamboja. Tapi, hubungan kedua negara makin tegang di tahun 2008. Kenapa?
Waktu itu Kamboja mau daftarin kuil kuno abad ke-11 di wilayah sengketa sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, tapi Thailand protes keras.
Sejak saat itu, bentrokan sporadis sering terjadi, menelan korban jiwa baik tentara maupun warga sipil. Pertempuran yang sekarang pecah ini berawal Mei lalu, ketika seorang tentara Kamboja tewas dalam bentrokan. Ini bikin hubungan bilateral Thailand-Kamboja jadi titik terendah dalam lebih dari satu dekade terakhir.
Dalam dua bulan terakhir, kedua negara udah saling memberlakukan pembatasan. Kamboja ngelarang impor buah, sayur, listrik, sampai internet dari Thailand. Kedua negara juga udah nambah kekuatan pasukan di sepanjang perbatasan. Ini serius banget, guys!
KBRI Phnom Penh Turun Tangan, WNI di Kamboja Wajib Tahu Ini
Melihat situasi makin panas, Kedutaan Besar Indonesia di Phnom Penh (KBRI Phnom Penh) langsung gercep! Lewat akun Instagram mereka, @indonesiainphnompenh, KBRI ngasih imbauan penting buat para Warga Negara Indonesia (WNI) di Kamboja biar nggak panik.
“Menyikapi situasi konflik di perbatasan Kamboja-Thailand di Provinsi Oddar Meanchey & Preah Vihear, KBRI Phnom Penh mengimbau agar tetap TENANG namun WASPADA,” tulis KBRI.
Duta Besar RI untuk Kerajaan Kamboja, Santo Darmosumarto, juga ngasih peringatan keras buat menghindari atau membatasi banget perjalanan ke wilayah perbatasan yang terdampak, terutama di Provinsi Oddar Meanchey dan Preah Vihear.
Penting! Jangan Salah Informasi & Segera Lapor Diri
Buat WNI di Kamboja, wajib banget pantengin terus perkembangan dari sumber-sumber resmi, entah dari otoritas Kamboja, media terpercaya, atau media resmi KBRI Phnom Penh. Jangan sampai termakan hoaks!
KBRI juga ngingetin buat lapor diri di portal Peduli WNI di www.peduliwni.kemlu.go.id. Ini penting banget biar data kamu tervalidasi dan KBRI gampang ngontak kamu kalau ada apa-apa.
KBRI Phnom Penh bakal terus mantau situasi dan ngasih update berkala. Kalau butuh info lebih lanjut atau ada hal mendesak, langsung aja kontak hotline mereka:
- Hotline Perlindungan WNI Kamboja: +855 12 813 282
- Hotline Konsuler: +855 61 844 661
Tetap hati-hati dan selalu waspada ya, WNI di Kamboja! (*/bbs)















